"Ponpes menjadi bagian yang sangat mendukung Pemerintah Daerah dalam menciptakan SDM yang lebih baik."
 
TokcerNews.com, Bantaeng - Sebagai salah satu rangkaian Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Bantaeng, baru saja digelar Seminar Sehari yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Bantaeng bekerjasama Pondok Pesantren Bantaeng, di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Kamis Pagi. 
 
Berbagai rangkaian kegiatan memang telah dilaksanakan sebelumnya dalam menyambut Hari Santri Nasional ke-5 di Indonesia dan ke-3 di Kab. Bantaeng, beberapa diantarnya yakni lomba inovasi metode pembelajaran Pondok Pesantren serta lomba menulis artikel Santri se-Kab. Bantaeng.
 
Ketua Ikatan Pesantren Indonesia Kab. Bantaeng, Hasanuddin Arsy mengatakan bahwa Pemerintah selalu hadir di tengah kita sebagai komitmen pemerintah dalam mendukung kegiatan pesantren. "Besar harapan melalui seminar ini kita bisa mewujudkan Bantaeng sebagai kota santri", ujarnya. 
 
Sementara itu Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin yang sebelum membuka seminar sehari mengatakan bahwa menjadi sebuah kebahagiaan menjadi bagian dari kegiatan yang tentunya akan memberi manfaat besar tidak hanya bagi keluarga besar lingkup pesantren Kab. Bantaeng, tetapi kita yakini menjadi bagian pencapaian sebagai komitmen membangun sumber daya manusia yang lebih berakhlak, beriman dan bermanfaat bagi masyarakat di Kab. Bantaeng. 
 
"Supporting Pemkab Bantaeng terhadap kehidupan dan eksistensi pesantren di Kab. Bantaeng tentu menjadi sebuah kewajiban. Ponpes menjadi bagian yang sangat mendukung Pemerintah Daerah dalam menciptakan SDM yang lebih baik", kata Bupati. 
 
Lebih lanjut ditambahkan oleh Bupati bahwa pemerintah berkomitmen memelihara aspek infrastruktur yang sudah baik, tinggal menciptakan SDM yang lebih unggul untuk memanfaatkan segala infrastruktur untuk beraktifitas di Kab. Bantaeng. 
 
Pada kesempatan itu, dilakukan pula penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah dari Pemkab Bantaeng kepada Pondok Pesantren. Menjadi pemateri pada seminar tersebut yakni Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin dan Ketua DPW Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Sulsel, Iqbal Abd. Djalil.
 
Turut hadir antara lain Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng, H. Muh. Yunus, serta para Pimpinan Pondok Pesantren.
Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin membuka kegiatan secara resmi Orientasi Penyusunan Perubahan RPJMD 2018-2023. Fhoto Istimewa. (TOKCERNEWS/ HO- Pemkab Bantaeng).
 
TokcerNews.com, Bantaeng- Dalam rangka Penyusunan Perubahan RPJMD Kabupaten Bantaeng Tahun 2018 - 2023, para Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama-sama menghadiri orientasi penyusunan Perubahan tersebut yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah di Ruang Pertemuan Hotel Kirei, Jl. Raya Lanto, Rabu Pagi. 
 
Keberadaan RPJMD Kabupaten Bantaeng Tahun 2018 - 2023 telah memasuki pelaksanaan tahun ke 2 dalam periode ini. Perubahan atas dokumen RPJMD telah diatur dalam Permendagri 86 Tahun 2017 pasal 342 yang menyatakan bahwa dalam rangka efektifitas perubahan RPJMD tidak dapat dilaksanakan apabila sisa masa berlaku RPJMD kurang dari 3 tahun. 
 
Kepala Bappeda Bantaeng, Muh. Dimiati Nongpa saat memberikan gambaran umum mengatakan bahwa ada beberapa hal dimana Pemkab Bantaeng telah mencapai bahkan melampaui target RPJMD. Seperti laju pertumbuhan ekonomi di tahun 2019 yang mencapai 10,75%, ini merupakan laju pertumbuhan tertinggi di Sulsel. Sementara target RPJMD tahun 2019 hanya 7,75%. 
 
Dalam hal penanggulangan kemiskinan yang mencapai 9,03%, ini melampaui target yang ditetapkan yakni sebesar 9,24%. Tingkat pengangguran mencapai 3,98% di tahun 2019 sementara target hanya 4,81%. "Ini artinya penurunan tingkat pengangguran kita sudah melampaui target di RPJMD. Dan ini menyebabkan keharusan melakukan penyesuaian-penyesuaian", ujarnya. 
 
Sementata itu, Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin yang membuka kegiatan secara resmi menyampaikan harapan agar hal ini menjadi tantangan. Ada indikator yang sudah kita capai bahkan lampaui. Di sisi lain pandemi memaksa kita turun dari capaian-capaian di tahun 2019 tersebut.  
 
"Kami harap bahwa teman-teman khususnya para pemateri hari ini dapat memberi gambaran dan mengantar kita untuk menghadapi tantangan-tantangan itu. Lampuan capaian di tahun sebelumnya, disesuaikan dengan upaya perencanaan, sehingga target dapat secara rasional kita tetapkan", kata Bupati. 
 
Menjadi narasumber pada kesempatan itu antara lain Tenaga Ahli Ditjen Bangda, Perwakilan Bappeda Provinsi, serta Kepala BPS Bantaeng.
Hj. Sri Dewi Yanti Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng. Fhoto Istimewa. (TOKCERNEWS/HO- dok: Pemkab Bantaeng).
 
TokcerNews.com, Bantaeng - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Hj. Sri Dewi Yanti yang juga selaku Bunda PAUD Kabupaten Bantaeng menjadi keynote speaker, pada Rabu, (21/10).
 
Dalam kegiatan webinar Kelas Orang Tua Berbagi Sulawesi Selatan, yang merupakan kerjasama antara Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini dan Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP-PAUD dan Dikmas) Prov. Sulsel. 
 
Mengusung tema "Mendokumentasikan Kegiatan Belajar Anak Usia Dini di Rumah selama Masa Belajar dari Rumah", webinar ini merupakan ajang bagi orang tua untuk berbagi praktik baik dalam pengasuhan utamanya dalam masa pandemi Covid-19 ini dimana peran orang tua menjadi sangat penting. 
 
Bunda PAUD Bantaeng mengatakan bahwa menjadi orang tua merupakan profesi yang sangat sangat penting dan berharga namun belum semua tersiapkan. Akibatnya, dalam praktek pengasuhan seringkali terjadi hal-hal yang ternyata tidak mendukung penanaman nilai-nilai karakter yang mendukung kehidupan anak di kemudian hari. Banyak orang tua mengandalkan sekolah untuk menanamkan nilai-nilai karakter dan abai dalam menjalankan peran penting yang mereka miliki. 
 
"Di masa pandemi Covid-19, orang tua diingatkan bahwa mereka adalah pendidik yang pertama dan utama. Di masa ini sebagian besar dari kita harus bekerja dari rumah dan anak-anak harus belajar di rumah", ujarnya.
Hj. Aliyah Mustika Ilham menyalurkan bantuan kesehatan yang diterima langsung oleh Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin.(Fhoto: Istimewa). 
 
TokcerNews.com, Bantaeng -Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Anggota DPR RI Komisi IX, Hj. Aliyah Mustika Ilham menyalurkan bantuan kesehatan yang diterima langsung oleh Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin di Rumah Jabatan Bupati Bantaeng, Selasa (20/10) siang. 
 
Bantuan yang diserahkan berupa peralatan kesehatan seperti APD dan masker yang akan disalurkan ke 13 Puskesmas yang ada di Kab. Bantaeng. Selain itu ada pula 2 unit ventilator kepada RSUD Kab. Bantaeng. 
 
Hj. Aliyah Mustika dalam sambutannya mengatakan bahwa seluruh peralatan kesehatan yang diberikan tentunya sangat dibutuhkan khsuusnya di masa pandemi saat ini. "Kami harap masyarakat Bantaeng, meskipun tidak termasuk dalam zona merah, namun tetap siap dan siaga dengan keberadaan fasilulitas yang diberikan. Semoga ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya", katanya. 
 
Sementara itu, Bupati Bantaeng menghaturkan ucapan terima kasih kepada Anggota DPR RI Komisi IX tersebut, "Tentunya perhatian yang diberikan ini akan menjadi semangat bagi kami jajaran Pemkab Bantaeng".
 
Turut hadir mendampingi Bupati pada kegiatan tersebut antara lain Kepala Dinas Kesehatan, dr. Andi Ihsan, Kepala RSUD Bantaeng, dr. Sultan, serta para perwakilan Kepala Puskesmas Kab. Bantaeng.
"Ini tentunya akan menjadi motivasi untuk kami beserta seluruh jajaran, untuk semakin lebih baik. Semoga apresiasi ini bisa terus kami jaga dan tingkatkan."
 
TokcerNews.com, Bantaeng-Kementerian Keuangan Republik Indonesia kembali memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bantaeng atas keberhasilannya menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan Tahun 2019 dengan Capaian Opini WTP.
 
Penghargaan ini telah diraih oleh Kabupaten Bantaeng lima kali berturut-turut (2015 - 2019). Plt. Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tipe A1 Bantaeng, Andi Yusuf menyerahkan langsung Plakat dan Piagam WTP kepada Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Bantaeng, Senin 19 Oktober 2020 Pagi 
 
Bupati menghaturkan rasa syukurnya atas apresiasi tersebut. "Ini tentunya akan menjadi motivasi untuk kami beserta seluruh jajaran, untuk semakin lebih baik. Semoga apresiasi ini bisa terus kami jaga dan tingkatkan", ujar Bupati. 
 
Turut hadir mendampingi Bupati menerima piagam penghargaan antara lain Inspektur Daerah, Muh. Rivai Nur,Kepala BPKD, Muh. Hero, Sekretaris BPKD, Yohannes Romuti, Kabid Aset BPKD, Ahmad, dan Kabid Perbendaharaan BPKD, Abd. Rahman Kasir, dan Kabid Akuntansi, Anugrawati.
Komunitas Pejuang Subuh Bantaeng resmi dikukuhkan oleh Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin. (Fhoto: Istimewa).
 
TokceNews.com, Bantaeng - Dengan tekad mengajak masyarakat khususnya para anak muda, agar melaksanakan sholat Subuh berjamaah di masjid, untuk pertama kalinya, Komunitas Pejuang Subuh Bantaeng resmi dikukuhkan oleh Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin di Masjid Nurul Jihad (Borkal) Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/10) subuh. 
 
Dinahkodai oleh Muhammad Yusuf selaku Ketua Komunitas Pejuang Subuh, disebutkan sudah tercatat kurang lebih 200 orang yang mendaftar sebagai anggota. Ini akan menjadi sejarah tersendiri dan monumental bagi generasi muda selanjutnya.
 
Pergerakan dengan niat yang suci dan mulia secara terstruktur dan massif dilakukan tanpa ada tendensi politik dan mengakomodir semua kalangan tanpa melihat golongannya. Dibentuk dengan harapan agar jamaah sholat Subuh dapat seramai waktu sholat Jumat. Saat ini pejuang subuh sudah tersebar di lebih 20 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, diantaranya Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, Medan, Palu, Makassar, Palembang dan Bantaeng.
 
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolres Bantaeng, Wawan Sumantri, Dandim 1410 Bantaeng, Tambohule Wulaa, Kepala Kantor Kementerian Agama Bantaeng, H. Muh. Yunus, serta beberapa Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah maupun Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. (rls).

 

Page 1 of 9

Media Siber Tokcernews.com, adalah media siber yang hadir untuk menyajikan informasi fakta, terhangat, terkini, dan terpopuler demi melayani kebutuhan masyarakat pembaca dalam peran sertanya membangun bangsa.

Tautan Informasi

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree