TokcerNews.com, BANTAENG - Kapolres Bantaeng diwakili Wakapolres, Kompol Muh. Ali,SH menerima Tim sosialisasi Bidkum Polda Sulsel dalam rangka mensosialisasikan mekanisme penyelesaian pelanggaran disiplin dan kode etik profesi Polri.
 
Usai membuka kegiatan tersebut, Wakapolres Bantaeng menyampaikan harapannya agar seluruh peserta sosialisasi dapat menyimak dengan baik materi yang diberikan.
 
"Dengan harapan setelah giat ini lebih profesional dalam pelayanan masyarakat", Ujar Kata Wakapolres usai membuka kegiatan tersebut di Aula Endra Dharmalaksana 99 Mapolres Bantaeng, Jalan Sungai Bialo, Bantaeng, Sulawesi Selatan. Rabu (7/4/2021)
 
Hadir mengikuti sosialisasi tersebut diantaranya, Para kasat, Kanit Res, Provost Polres Bantaeng dan jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Bantaeng
 
Sementara Tim 2 Bidkum Polda Sulsel hadir dengan diketuai Oleh Kompol Darwis, SH, Didampingi pemateri lain yakni, DR.Drs.If.Erwanto, S.Psi, SH, MH dan IPTU Suparno.
 
Pada kesempatan saat dimintai keterangannya tentang kegiatan tersebut, Kompol Darwis,SH mengaku hadir di Mapolres Bantaeng Membahas masalah program kerja untuk dan sosialisasi mekanisme penyelesaian pelanggaran hukum di jajaran Polda Sulsel.
 
"Dimana pada kesempatan ini kita sudah berada di polres Bantaeng dalam kegiatan sosialisasi, Dan tentu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada personil polres Bantaeng secara khusus. terkait mengenai masalah pelanggan hukum", Kata Kompol Darwis.
 
Dia beranggapan bahwa penyuluhan ini berdasarkan undang-undang kepolisian nomor 2 tahun 2002 di mana pada pasal 13 tugas pokok kepolisian yaitu melakukan pemeliharaan keamanan dan ketertiban di masyarakat, mengayomi melayani dan melindungi masyarakat.
 
"Adapun materi yang kita berikan dalam hari ini di polres Bantaeng  penguatan peraturan nomor 2 tahun 2017 mengenai tata cara pemberian bantuan hukum anggota Polri, Mekanisme kode etik dan disiplin", Jelas Dia
 
Dia juga menjelaskan bahwa dalam pemaparannya dihadapan peserta juga memberikan penyuluhan terkait mengenai masalah restorasi justice. penanganan kasus dan  juga memberikan materi terkait mengenai masalah penanganan covid 19.
 
"Kita memberikan penyuluhan itu sebagaimana disampaikan Kapolri untuk mempedomani tugas pokok dipahami anggota polri agar supaya tindakan-tindakan yang dilakukan itu tidak terjadi  pelanggaran dan tidak terjadi suatu kekeliruan dalam melakukan suatu tindakan", Urainya.
 
"Harapan-harapan yang kami inginkan pada personil dalam hal ini ketika kita memberikan satu penyuluhan tentu sebagai pelayan dan pelindung masyarakat sangat diharapkan personil itu betul-betul mengaplikasikan undang-undang tersebut", Lanjutnya
 
Kompol Darwis, Juga berharap seusai penyuluhan ini, Personil dapat memberikan pelayanan secara maksimal atau pelayanan prima kepada masyarakat, sehingga dimata masyarakat terkait institusi Polri itu ada nilai ada kepercayaan lebih bahwa betul-betul personil polres Bantaeng telah memberikan satu kepada Pekerjaan dan dapat menimbulkan kepercayaan terhadap institusi Polri.
 
"Selain dari pada tujuan penyuluhan yang kami lakukan ini untuk dipahami materi yang kami sampaikan, Tentunya juga sangat diharapkan tidak terjadi lagi satu pelanggaran dan tidak terjadi suatu kekeliruan dalam penanganan kasus dan mengharapkan juga supaya memberikan Citra Polri terhadap masyarakat terkait pelayanan", Pungkasnya. (Rls).
TokcerNews.com, BANTAENG - Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bantaeng terus m7engembangkan pembuatan pupuk kompos di sejumlah kelompok tani di Bantaeng. Terbaru, sebanyak 15 kelompok tani di Tompobulu sudah mulai mengembangkan pupuk kompos alami untuk pertanian dan perkebunan. 
 
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bantaeng, Budi Taufik mengatakan, para petani ini mendapatkan sejumlah bantuan pemerintah. Bantuan tersebut di antaranya adalah rumah pengolahan, bak fermentasi, mesih pencacah dan ternak sapi. Ada pula sepeda motor roda tiga untuk mengangkut kebutuhan pupuk. 
 
"Kita juga berikan bantuan ternaknya. Karena salah satu bahan baku pembuatan pupuk kompos organik ini adalah kotoran ternak," jelas Budi. 
 
Dia menambahkan, jumlah kelompok tani yang terlibat dalam produksi pupuk kompos organik ini sudah mencapai 15 kelompok. Mereka bahkan sudah bisa menghasilkan pupuk kompos dalam jumlah yang besar dalam kemasan karung 25 kilogram. 
 
"Pasar mereka sudah cukup luas. Ada yang di Takalar, Selayar, Soppeng sampai Bone," jelas dia. 
 
Salah satu ketua kelompok tani, Idris mengatakan, pupuk kompos ini ramah lingkungan dan baik untuk produksi pertanian. Dia menyebut, kualitasnya tidak kalah dengan pupuk subsidi yang kian berkurang dan mahal di pasaran. Soal harga, pupuk kompos organik lebih murah dibanding dengan pupuk subsidi. Saat ini, petani yang berada di naungan kelompoknya secara perlahan mulai meninggalkan pupuk subsidi yang mengandung bahan kimia. 
 
Dia mengatakan, membuat pupuk kompos alami ini membutuhkan waktu sekitar 21 hari untuk proses fermentasi. Bahan-bahan yang digunakan adalah bahan alami yang mudah didapatkan. Di antaranya adalah kotoran sapi yang cukup banyak di peternak yang ada di Bantaeng ini. 
 
"Sisa petani mami ini kalau dia tidak mau manfaatkan ki. Bahan bakunya ada, kualitasnya lebih baik dan lebih murah," jelas dia. 
 
Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin berharap para kelompok tani yang mendapatkan fasilitas pemerintah itu terus memproduksi pupuk kompos. Dia menyebut, bantuan dari pemerintah hendaknya bisa memberikan manfaat untuk petani di Bantaeng. 
 
Dia juga mengajak kepada petani yang ada di Bantaeng untuk mulai beralih ke pupuk organik. Secara kualitas, pupuk organik sudah tidak diragukan lagi kualitasnya. Sementara pupuk kimia yang subsidi semakin langka dan juga merusak unsur hara tanah. 
 
"Bahwa pupuk subsidi sudah semakin berkurang kuotanya setiap tahun. Kita tidak bisa terus bergantung dengan ketersediaan pupuk subsidi. Saatnya beralih ke pupuk organik yang ramah lingkungan," jelas dia. 
 
Dia juga mengajak kepada para penyuluh pertanian untuk terus melakukan sosialisasi pupuk organik yang ramah lingkungan. Sehingga, petani di Bantaeng secara perlahan mulai beralih ke pupuk organik ini. 
 
"Saya juga berharap kelompok ini dibuatkan asosiasi untuk menjawab pasar pupuk kompos organik. Sehingga, ketersediaan pupuk ini semakin banyak," jelas dia.(Rls).
TokcerNews.com, BANTAENG- Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Abdul Wahab baru saja melantik sebanyak 8 orang pejabat, yang terdiri dari 3 orang Pejabat Administrator dan 5 orang Pejabat Pengawas. Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bantaeng Nomor 821.3/191/IV/2021 dan Nomor 821.3/192/IV/2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan kembali Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas lingkup Pemkab Bantaeng. Pelantikan dilangsungkan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Bantaeng, Selasa (6/4) Sore.
 
Pejabat yang baru saja dilantik antara lain Aidil Akbar yang dilantik selaku Kabid pengolahan dan pemasaran Dinas Perikanan, Nur Zainuddin yang sebelumnya menjabat selaku Kabid pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dilantik menjadi Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan.
 
Sekretaris Daerah, Abdul Wahab yang pada kesempatan itu didampingi Kepala BKPSDM Bantaeng, Muslimin, dalam sambutannya mengatakan bahwa bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah ini merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan. “Belerjalah sesuai dengan aturan hukum dan SOP, serta senantiasa perhatikan dinamika yang ada di tengah masyarakat. Jaga amanah ini dan tunjukkan kinerja terbaik kepada masyarakat”, ujarnya.
TokcerNews.com, BANTAENG - Kapolsek Pajukukang Polres Bantaeng Iptu Irwan Efendy S.Sos membagikan Kitab Suci Alquran kepada Pengurus Masjid Desa Tombolo dan Desa Papan Loe, pada Selasa, 6 April 2021.
 
Kegiatan ini bertujuan dalam rangka meningkatkan Silaturahmi kepada Tokoh Agama menjelang Bulan Suci Ramadhan 1442 H
 
Kegiatan Kapolsek didampingi oleh Aipda Misbahuddin ( Babinkamtibmas Desa Tombolo) dan Bripka A. Ivan  Babinkamtibmas Desa Papan Loe.
 
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Imam Masjid Al Hidayah Desa Tombolo yakni Muh Asri didampingi oleh Kepala Dusun Kampung Beru, Syamsul Bahri.
 
Ditempat terpisah di Masjid Baitul Rahim  Papan Loe, bantuan Al-Qur'an diterima oleh Imam Masjid H. Rola.
 
H. Rola selaku Imam Masjid sekaligus salah satu Tokoh Masyarakat Desa Papanloe menyambut baik kegiatan ini dan mengucapkan Terimakasih kepada Pimpinan Polri Umumnya dan khususnya Kapolsek Pajukukang serta Babinkamtibmas yang telah memberikan Bantuan Al-Qur'an.
 
H. Rola dan Muhammad Asri berharap dengan Bantuan Al-Qur'an ini, Masyarakat Papan Loe dan Desa Tombolo khususnya para Jemaah Masjid dapat meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan Kepada Allah SWT apalagi kita akan menjelang Bulan Suci Ramadhan.
 
Selain membagikan bantuan tersebut, Iptu Irwan Efendy S. Sos menitipkan pesan pesan Kamtibmas serta Prokes.(Rls).
TokcerNews.com, BANTAENG -Menyikapi pentingnya keterbukaan informasi serta kebutuhan akan informasi publik yang semakin meningkat, maka Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kab. Bantaeng menggelar Bimbingan Teknis Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng, di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Selasa (6/4) Pagi.
 
Didampingi Kadis Kominfo SP, H. Subhan, Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin yang membuka bimtek secara langsung, mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini menjadi sesuatu yang sangat strategis dan pastinya akan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat yang ada di Kab. Bantaeng.
 
“Baik buruknya suatu organisasi pemerintah, cerminannya ada pada PPID. Saya tekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi poin penting yang harus PPID terapkan, bukan malah menutupi keburukan-keburukan pemerintah”, ujar Bupati dalam sambutannya.
 
Dengan adanya PPID pada setiap SKPD, Kecamatan, Kelurahan dan Desa, nantinya ada kesamaan persepsi dan langkah terkait pemberian informasi kepada masyarakat, agar informasi yang didapat betul-betul valid dan tidak menjadi informasi yang termasuk berita bohong (hoax).
 
“Melalui PPID yang hadir sampai pada tingkat paling bawah yakni Desa, maka seluruh aktivitas pemerintah yang akan dan telah dilakukan, dapat terinformasikan kepada masyarakat”, lanjut Bupati.
 
Bupati juga menyampaikan harapan agar para admin PPID yang hadir dapat mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian sehingga dapat mengoptimalkan peran dan fungsi PPID sebagai penyedia informasi bagi masyarakat.
 
Seperti diketahui bersama, bahwa PPID merupakan pengumpulan, penyediaan, distribusi dan pelayanan informasi dan dokumentasi di lingkup Pemerintah Daerah, yang terdiri dari PPID utama dan PPID pembantu/pelaksana.
 
Menjadi narasumber pada kesempatan itu yakni Ketua Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Selatan, Pahir Halim. Dan bertindak selaku moderator adalah Kabid Humas, Komunikasi dan Informatika DiskominfoSP, A. Sukmawati. Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 107 orang yang terdiri dari SKPD, Perusda, Lurah dan Desa kingkup Pemkab Bantaeng.(Rls).
TokcerNews.com, BANTAENG - Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin membuka secara resmi Musyawarah Cabang Pramuka Kwarcab Bantaeng, di Balai Kartini, Selasa, 6 April 2021. Musyawarah ini juga sekaligus menetapkan Ilham Azikin sebagai ketua Kwarcab Pramuka Bantaeng. 
 
Saat membuka Muscab, Ilham Azikin berpesan agar Pramuka menjadi wadah yang hadir dan memberikan manfaat kepada banyak orang di Bantaeng ini. Dia juga berharap, Pramuka bisa menjadi sebuah lembaga yang adaptif di tengah kondisi perkembangan zaman saat ini. 
 
"Adek-adek kita yang ada di seluruh wilayah membutuhkan eksistensi pramuka. Bagaimana kita hadir untuk lebih adaptif di tengah kondisi yang tak menentu akbiat Pandemi Cpvid-19 ini," jelas dia. 
 
Dia juga mengatakan, Pramuka adalah salah satu lembaga yang sampai saat ini masih eksis menjadi wadah untuk orang-orang yang berhimpun di dalamnya. Dia menambahkan, jika kehadiran pramuka ini adalah sebuah ruang untuk proses penciptaan generasi ke depan. 
 
"Ruang proses yang ada di Pramuka ini akan membentuk kader-kader yang kuat untuk generasi kita di masa mendatang," jelas dia. 
 
Pengurus Harian Pramuka Sulsel, Haris Yasin Limpo mengatakan, gerakan Pramuka memiliki tugas dan fungsi pokok yaitu sebagai wadah edukasi untuk membina generasi penerus. Dia berharap, dukungan semua pihak di Bantaeng untuk terus membina generasi muda melalui gerakan pramuka. 
 
"Gerakan Pramuka adalah wadah edukasi untuk membina generasi penerus kita," jelas dia. (Rls).
Page 1 of 33

Media Siber Tokcernews.com, adalah media siber yang hadir untuk menyajikan informasi fakta, terhangat, terkini, dan terpopuler demi melayani kebutuhan masyarakat pembaca dalam peran sertanya membangun bangsa.

Tautan Informasi

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree