TokcerNews.com, Makassar, Satuan Resimen Mahasiswa (MENWA) 717 kala merah Sekolah tinggi ilmu ekonomi Amkop (STIE AMKOP) Makassar, Laksanakan Rapat Komando Satuan (RAKOMSAT) di tanjung Bayang, Ujung pandang. Kamis, (29/10/20).
 
Kegiatan RAKOMSAT yang di laksanakan Menwa 717 Kala Merah Stie Amkop Makassar, di buka langsung oleh komandan Menwa Sub kota Makassar, komandan Andi Rahmatullah, yang di hadiri Anggota Menwa Kala merah dan peserta peninjau utusan dari Menwa Sub Kota Makassar.
 
Dalam Sambutan pembukaan, Andi Rahmatullah menyampaikan apresiasi kepada pengurus priode 2019-2020, dan kepada Satgas yang telah Melaksanakan kegiatan Rakomsat ini.
 
kegiatan Rakomsat ini, dua (2) Bakal calon komandan Menwa Sat. 717 kala merah, yakni Yuni Safira kosasi & dinul Haq, dan kedua anggota yang menjadi calon komandan, diketahui punya Kualitas dan kelebihan masing masing.
 
Dinul Haq yang menjabat sebagai kepala kesektariatan Menwa Sat. 717 Kala Merah kepengurusan sebelumnya, akhirnya duduk sebagai formatur komandan Terpilih Sat. 717 Kala Merah di priode 2020-2021.
 
"Keaktifan pengurusan adalah kunci berhasilnya roda organisasi di Satuan Menwa Sat. 717 Kala Merah Stie Amkop Makassar priode 2020-2021, saya berharap kepada seluruh teman-teman agar mampu berkontribusi Satuan". Tutur, Dinul Haq. 
 
Dalam kegiatan Rakomsat ini, dua (2) Bakal calon komandan Menwa Sat. 717 kala merah, yakni Yuni Safira kosasi & dinul Haq, dan kedua anggota yang menjadi calon komandan, diketahui punya Kualitas dan kelebihan masing masing.
TokcerNews.com, Makassar - Kegiatan bersepeda bukan hanya aktivitas olahraga belaka. Namun, sejatinya memiliki misi edukasi, kampanye, advokasi, bahkan sosial ekonomi.
 
Hal ini menjadi salah satu poin yang dibicarakan oleh Ketua Bike2Work (B2W) Indonesia, Poetoet Soedarjanto, saat diterima Gubernur Sulawesi Selatan, H.M. Nurdin Abdullah, Sabtu pagi, 17 Oktober 2020.
 
Sebagai wadah bagi para pegiat sepeda di seluruh Indonesia, Bike2Work Indonesia menganggap bahwa kolaborasi manis antara Pemerintah Provinsi, termasuk dengan pemerintah kota dan  kabupaten. Merupakan kunci sukses terciptanya moda transportasi terintegrasi yang aman, nyaman, sehat, manusiawi, dan mampu mengurangi beban subsidi BBM, mengurangi kemacetan lalu lintas, mengurangi masalah polusi baik suara maupun udara. 
 
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Nurdin Abdullah memberikan respon positif. Bahkan ia membuat tulisan tangan secara spontan untuk mengajak warganya memilih sepeda sebagai alat transportasi harian.
 
"Saya juga berharap sepeda bisa menjadi last mile (pengiriman barang) dan first mobility (mobilitas pertama) bagi warga Makassar," kata Nurdin Abdullah dengan antusias.
 
Pada kesempatan yang sama, Poetoet Soedarjanto menyerahkan copy surat Kemenhub terkait arahan untuk penyediaan sarana dan prasarana bagi pesepeda. 
 
Dan ia menambahkan bahwa Bike2Work Indonesia juga akan berkomitmen mendukung pendidikan dan tourisme di Sulawesi Selatan. Misalnya dengan event Ride2East dan event-event lainnya. 
 
Pertemuan santai dan penuh canda ini juga turut hadir Korwil Bike2Work Bantaeng, Syahrul Bayan dan Ketua Sepeda Lipat Makassar Om Yuli Pry.
 
Diketahui, B2W adalah gerakan moral yang lahir dari keprihatinan akan kemacetan, pemborosan energi dan meningkatnya polusi yang akan berakibat pada degradasi kecerdasan mental. Berawal dari sekelompok penggemar kegiatan sepeda gunung (Komunitas Jalur Pipa Gas) lahirlah Bike to Work Community yang kemudian dideklarasikan di Balaikota DKI Jakarta pada Agustus 2005 yang dihadiri kurang lebih 750 pesepeda dari berbagai komunitas.
"Kita kasi hadiah bagi anak-anak kita. Nanti di atur saja apa hadiahnya, bisa motor, sepeda atau laptop"
 
TokcerNews.com, Makassar  - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, mensupport generasi muda Sulsel khususnya siswa SMA dan SMK untuk mengikuti lomba esai persahabatan Indonesia-Jepang. Lomba tersebut merupakan kali ketiga dilaksanakan di Sulsel sejak tahun 2018 lalu. 
 
"Ini bagus Pak, kita ikutkan anak-anak didik kita untuk berlatih diri untuk menulis esai," kata Nurdin Abdullah, di Gubernuran, Selasa, 29 September 2020. 
 
Nurdin Abdullah yang didampingi Kadis Pendidikan Sulsel meminta agar menyampaikan hal tersebut kepada anak-anak didik, khususnya SMA dan SMK se-Sulsel untuk ikut serta dalam perlombaan tersebut. 
 
"Kita kasi hadiah bagi anak-anak kita. Nanti di atur saja apa hadiahnya, bisa motor, sepeda atau laptop," katanya. 
 
Sementara itu, Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Miyakawa Katsutoshi, menjelaskan, lomba esai persahabatan Jepang - Indonesia sudah mulai diselenggarakan pada tahun 2018 dalam rangka memperingati hubungan diplomatik Jepang - Indonesia yang ke - 60. Kali ini, merupakan ketiga kalinya pelaksanaan lomba ini.
 
Lomba esai ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda setempat untuk memikirkan masa depan hubungan Jepang - Indonesia, sekaligus bertujuan untuk meningkatkan minat terhadap Jepang. 
 
"Esai ditulis dalam bahasa Indonesia agar siswa dari sekolah yang tidak mempelajari bahasa Jepang pun bisa turut berpartisipasi dan meningkatkan minatnya terhadap jepang," jelasnya. 
 
Sedangkan untuk tema lomba esai ini, yakni Prediksi Saya Tentang Perkembangan Indonesia dan Eksistensinya di Dunia Internasional, Serta Hubungannya dengan Jepang 10 Tahun. 
 
Kemudian, untuk waktu penyelenggaraan sendiri,  penerimaan naskah pada 1 November - 31 Desember 2020, masa penjurian Januari 2021, pengumuman penyerahan hadiah Februari - Maret 2021. 
 
Sedangkan, target peserta siswa atau siswi SMA sederajat se-Sulsel dengan jumlah SMA 581 dan SMK 431 orang. 
 
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lomba tersebut bisa langsung ke kantor  Konsuler Jepang di Makassar Gedung Wisma Kalla Lt. 7, Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 8-10 Makassar 90125, di jam kerja atau bisa kirim melalui email cjm_essaycontest@sb.mofa.go.jp
Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah yang meninjau progres pembangunan Bandara International Sultan Hasanuddin, awal pekan terakhir September 2020. Fhoto: Istimewa.
 
TokcerNews.com, Makassar - Proyek pelebaran Bandara International Sultan Hasanuddin akan rampuang Oktober 2021. "Oktober 2021 ditargetkan rampung dan sudah digunakan," jelas Wahyudi, General Manager (GM) PT Angkasapura I, yang mengoperasikan Bandara International Sultan Hasanuddin di Makassar, Senin 28 September 2020. 
 
Penjelasan itu disampaikan dalam jumpa pers mendampingi Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah yang meninjau progres pembangunan Bandara International Sultan Hasanuddin, awal pekan terakhir September 2020.
 
Hadir pada acara tinjauan Gubernur itu Kepala Kantor Wilayah Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, Baitul Ikhwan, dan Deputi Project Manager PT Wika Agung Budiarto.
 
Menurut Wahyudi, jika proyek dengan anggaran 2,6 triliun rupiah ini rampung, akan menampung sekitar 15 juta penumpang per tahun. Bertambah dua kali dari kapasitas sekarang sekitar tujuh juta orang per tahun.
 
Dijelaskan, Bandara Sultan Hasanuddin akan dilengkapi 12 pintu dari enam pintu yang ada sekarang. "Nanti ada 12 gate," jelas Wahyudi.
 
Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah menjelaskan, setelah meninjau proyek ini, sebagai masyarakat dan pemerintah Sulsel bangga melihat progres pembangunan Bandara Sultan Hasanuddin.
 
Perluasan Bandara Sultan Hasanuddin ini menurut Nurdin Abdullah, akan memberi efek positif terhadap peningkatan kunjungan wisata di Sulsel. 
"Hal ini merupakan wujud kerja nyata, komitmen dan kerja sama serta sinergitas antara pihak legislatif dan eksekutif dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Provinsi Sulawesi Selatan"
 
TokcerNews.com, Makassar - Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah melakukan pendandatanganan bersama DPRD Sulsel Terkait Nota Kesepakatan terhadap Rancangan Awal Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023 di Kantor DPRD Sulsel, Senin, 14 Desember 2020.
 
Selain itu, Gubernur juga menyampaikan penjelasan terhadap tiga Ranperda. Yakni, Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2020; Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020-2040; dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Pelindungan Masyarakat.
 
"Hal ini merupakan wujud kerja nyata, komitmen dan kerja sama serta sinergitas antara pihak legislatif dan eksekutif dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Provinsi Sulawesi Selatan," kata Nurdin Abdullah dalam sambutannya. 
 
Penyusunan Rancangan Awal Perubahan RPJMD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023 dipengaruhi adanya salah satu persoalan, yaitu pandemi Covid-19 yang mewabah ke seluruh dunia, begitu pula di Indonesia dan juga di Provinsi Sulawesi Selatan.
 
Dengan adanya pandemi Covid-19 tersebut memberikan dampak yang sangat besar terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat secara nasional maupun di Sulawesi Selatan terutama pada sektor ketenagakerjaan dan perdagangan. 
 
Gubernur menyampaikan, pada triwulan II pertumbuhan ekonomi secara nasional menurut provinsi, hanya dua dari 34 provinsi yang mengalami pertumbuhan positif, yaitu hanya Provinsi Papua dan Papua Barat. Untuk Sulawesi Selatan pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2020 mengalami kontraksi sebesar -3,87 persen. 
 
Berdasarkan sumber pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan triwulan II-2020 (y-on-y), sumber pertumbuhan tertinggi berasal dari Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 0,73 persen, diikuti Pertanian, Kehutanan dan Perikanan sebesar 0,55 persen.
 
Sedangkan kategori Transportasi dan Pergudangan merupakan lapangan usaha yang paling dominan terhadap kontraksi ekonomi Sulawesi Selatan. 
 
Untuk menghadapi berbagai persoalan dan tantangan tersebut, Gubernur menyebutkan perlu strategi antara lain pelaksanaan program padat karya pembangunan infrastruktur dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat, dan meningkatkan daya beli masyarakat dengan menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan aksesibilitas yang mendukung distribusi barang dan jasa. 
 
"Hal tersebut sangat kita perlukan apalagi di tengah pandemi Covid-19 saat ini," sebutnya. 
 
Guna mendukung strategi tersebut, perlu mengoptimalkan implementasi kebijakan pembangunan lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan multidimensi sehingga diharapkan pada tahun 2023 dapat mencapai target-target pembangunan yang menjadi bagian Perubahan RPJMD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023 dan selaras dengan target-target makro yang terdapat dalam RPJMN Tahun 2020-2024.
 
"Sehingga apa yang diharapkan di tahun 2023 secara perlahan namun pasti kita dapat mewujudkan Visi Sulawesi Selatan Yang Inovatif, Produktif, Kompetitif, Inklusif, dan Berkarakter," ujarnya. 
 
Melalui program membuka daerah-daerah terisolir di Sulawesi Selatan tetap menjadi prioritas di dalam Perubahan RPJMD termasuk tetap melanjutkan pembangunan akses jalan daerah terisolir di beberapa wilayah, daerah perbatasan dan daerah kepulauan termasuk penyediaan fasilitas sarana air bersih dan mendorong pemanfaatan potensi desa/pulau untuk pengembangan energi listrik sebagai sumber penerangan bagi masyarakat yang berada dipelosok dan bermukim di pulau-pulau.
 
"Masalah energi listrik dan air minum menjadi kewajiban untuk dicarikan solusi dalam RPJMD yang kita revisi ini," uajrnya. 
 
Selanjutnya sebagai upaya mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di semua wilayah dan mendorong agar usaha UMKM bisa berkembang mulai dari proses produksi hingga pemasaran, Pemerintah Provinsi juga tetap mendorong pembangunan Rest Area di lokasi strategis, pengembangan kawasan Industri yang selain akan membuka lapangan pekerjaan juga akan memberikan kesempatan berusaha bagi masyarakat.

Nurdin Abdullah Pemateri di Sespimti Polri

"Kami membagi tugas dengan TNI dan Kepolisian. Masing-masing kerja berdasarkan fungsi dan tugas pokok"
 
TokcerNews.com, Makassar - Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah menjadi pemateri di Sespimti Polri melalui media virtual, Senin 14 September 2020.
 
Nurdin Abdullah memberi materi tentang penanganan covid 19 di Kantor Gubernur Sulsel untuk peserta dan pembina di Pusdiklat Polri di Lembang, Jawa Tengah.
 
Peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri yang ikuti kuliah virtual dengan Nurdin Abdullah ini adalah para calon pimpinan Polri di masa yang akan datang. Mereka terdiri atas delapan orang; enam orang berpangkat Kombes Pol dan dua orang berpangkat Kolonel. 
 
Di hadapan peserta Sespimti Polri yang dipandu Kombes Pol Oktavianus Marthin itu, Nurdin Abdullah menjelaskan tentang penanganan wabah covid 19 di Sulsel.
 
Nurdin Abdullah menjelaskan, penanganan covid 19 di Sulsel, pemerintah kolaborasi dengan anggota forkompinda. "Kami membagi tugas dengan TNI dan Kepolisian. Masing-masing kerja berdasarkan fungsi dan tugas pokok," jelas Nurdin Abdullah.
 
Menurut Nurdin Abdullah, penanganan covid di Sulsel dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama, bagi pasien positif covid tanpa gejala, mereka dikarantina di hotel. Mereka diperbaiki gizi dengan pola memberi makanan bergizi dan istirahat yang cukup. Kedua, pasien positif dengan gejala sakit dirawat di rumah sakit.
 
Dua metode penanganan covid di Sulsel, jelas Nurdin Abdullah, mempercepat proses penyelesaian penyebaran covid 19 di Sulsel.
 
Sekarang jelas Nurdin Abdullah, gugus tugas terus melakukan tracing, testing dan edukasi yang dilakukan secara masif di seluruh wilayah Sulsel. Kegiatan ini didukung dua mobil PCR dan enam laboratorium dengan kemampuan 4.000 spesimen per hari.
 
Kuliah virtual ini lebih banyak diisi dengan tanya jawab. Banyak hal yang dibahas termasuk manajemen keuangan, penanganan pertanian, dan kerjasama kabupaten kota.
Page 1 of 3

Media Siber Tokcernews.com, adalah media siber yang hadir untuk menyajikan informasi fakta, terhangat, terkini, dan terpopuler demi melayani kebutuhan masyarakat pembaca dalam peran sertanya membangun bangsa.

Tautan Informasi

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree