TokcerNews.com, BANTAENG - Bupati Bantaeng, Ilham Azikin kembali meraihpenghargaan di bidang kesehatan. Penghargaan itu diterima di Hotel Wyndham Casablanca, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Selasa (22/11).
 
Penghargaan diberikan oleh Perwakilan United States Agency for International Development (USAID) kepada Kabupaten Bantaeng yang telah bekerja sama dalam mengedukasi masyarakat rentan terpapar Covid-19 seperti Lansia dan Disabilitas.
 
Penyerahan penghargaan dirangkaikan dengan Seminar Publik dengan tema "Dukung Vaksinasi Booster, Bangkit Indonesiaku Sehat Negeriku". 
 
Seminar itu dihadiri secara Luring maupun Daring. Hadir berbagai pemateri yang berkompeten di bidangnya. Seperti, Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat UI, Dr Pandu Riono, Perwakilan USAID di Indonesia, Mr Dairy Martyris, Komite Penanganan Corona Virus Disease 19 Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), drg Widyawati dan Perwakilan Kementerian Kesehatan, dr Maria Endang  Sumiwi.
 
Setelah Seminar Publik, kegiatan yang dilaksanakan bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) menyerahkan penghargaan kepada 10 Kepala Daerah yang sukses meningkatkan capaian cakupan vaksinasi Covid-19.
 
Sepuluh Kepala Daerah tersebut yakni, Bupati Bantaeng, Bupati Lumajang
, Bupati  Pasuruan
, Bupati Kubu raya
, Bupati  Kayong Utara
, Walikota Dumai
, Bupati Kampar
, Bupati Sinjai
, Bupati Kupang, dan
 Bupati Timor Tengah  Selatan.
 
Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr Andi Ihsan mengatakan, penghargaan tersebut tidak terlepas dari dukungan Bupati Bantaeng, Ilham Azikin kepada kesuksesan edukasi, pelaksanaan dan capaian vaksinasi. Untuk itu, dia berharap kedepannya penghargaan tersebut juga menjadi motivasi bagi seluruh Tim Dinas Kesehatan dan berbagai pihak dalam pelaksanaan vaksinasi lengkap.
 
"Penghargaan ini tentunya berkat dukungan pak Bupati kepada seluruh tenaga kesehatan dalam pelaksanaan vaksinasi lengkap. Kita akan jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk berbuat lebih baik kedepannya," kata dia.
 
Sementara itu, Bupati Bantaeng, Ilham Azikin mengatakan, penghargaan tersebut merupakan kado untuk seluruh Tenaga Kesehatan dan masyarakat Bantaeng di momentum Hari Kesehatan Nasional ke 58.
 
"Penghargaan ini kita persembahkan kepada seluruh tenaga kesehatan dan masyarakat Bantaeng di Hari Kesehatan Nasional," katanya.
 
Dalam kesempatan itu juga turut hadir 
Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi, Hariani dan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Bantaeng, Iwan Setiawan. (ST.ARWATI)
Satresnarkoba Polres Sinjai mengamankan tiga orang terduga 
pelaku terduga penyalahgunaan narkotika.
 
TokcerNews.com, Sinjai - Satresnarkoba Polres Sinjai yang dipimpin oleh Kasat Narkoba, Iptu Hanny Williem berhasil mengamankan tiga orang terduga  penyalahgunaan narkotika, Selasa (13/10).
 
Iptu Hanny Williem menjelaskan,  
penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa di salah Satu Ruko di Jalan Petta Ponggawae, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai sering terjadi penyalahgunaan narkoba Jenis Sabu.
 
Sehingga anggota opsnal satuan narkoba langsung menindaklanjuti informasi tersebut dan melakukan pemantauan atau penyelidikan terhadap salah satu ruko yang dicurigai dan berhasil mengamankan pria bernama inisial LH (26 tahun) pekerjaan wiraswasta, dan barang bukti 1 (satu) sachet Shabu ukuran kecil yang tersimpan dalam plastik klip / bening dengan berat 0,32 gram serta mengaku kalau BB tersebut diperoleh dari lelaki inisial AR, ujar Kasat Narkoba. 
 
Selanjutnya, Personil Satuan Narkoba Polres Sinjai melakukan pengembangan dan mengamankan lelaki inisial AR (36 tahun) pekerjaan wiraswasta dan barang bukti 1 (satu) buah bong lengkap dengan pipet dan pirex kaca yang didalamnya berisi Shabu, 1 (satu) buah pipet putih bentuk sendok, 2 (dua) buah korek api gas, 1 (satu) buah plastik bening kosong dan 1 (satu) buah sumbu kompor sabu, Jelas Hanny Williem.
 
Tak berhenti disitu, Satresnarkoba melanjutkan penjajakannya dan berhasil mengamankan lelaki inisial AE (45 tahun) pekerjaan wiraswasta yang beralamat Kabupaten Bone dan barang bukti 1 (satu) unit handphone merk Vivo warna hitam, yang digunakan untuk menghubungi AR sebelum melakukan transaksi jual beli shabu, jelasnya.
 
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, 3 (tiga) pelaku berikut barang bukti yang ditemukan langsung dibawa ke Mapolres Sinjai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, imbuhnya.
 
Kapolres Sinjai, AKBP Iwan Irmawan membenarkan pihaknya telah mengamankan tiga pria yang terlibat penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya, serta melibatkan salah satu orang dari Kabupaten Bone.
 
Dengan kejadian tersebut, Kapolres Sinjai menyampaikan himbauan publik khususnya yang berada di wilayah hukumnya, untuk bersama-sama memerangi peredaran gelap narkotika dilingkungan masing- masing yang pengaruhnya dapat merusak generasi penerus bangsa Indonesia tercinta ini.
 
“Untuk menghindari pengaruh narkoba, bisa mengisi dengan kegiatan-kegiatan positif di lingkungan masing-masing. Seperti, pengajian bagi umat Muslim dan kegiatan positif lainnya,” katanya.
 
Ia juga mengimbau masyarakat Sinjai untuk menyampaikan kepada pihak kepolisian jika mengetahui dalam suatu daerah di Sinjai ada masyarakat yang terindikasi menggunakan narkoba
 
“Kepada warga masyarakat di wilayah hukum Polres Sinjai, dihimbau untuk menghindari penyalahgunaan narkotika. Laporkan segera ke petugas terdekat, bila melihat penyalahgunaan narkotika. Kami dari Polres Sinjai akan menindak tegas tanpa tebang pilih terhadap para Pelakunya,” tandas Kapolres Sinjai.

Media Siber Tokcernews.com, adalah media siber yang hadir untuk menyajikan informasi fakta, terhangat, terkini, dan terpopuler demi melayani kebutuhan masyarakat pembaca dalam peran sertanya membangun bangsa.

Tautan Informasi

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree