Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin  membuka secara resmi seminar nasional di Gedung Balai Kartini, Jumat, 9 Oktober 2020. (Fhoto: Istimewa).
 
TokcerNews.com, Bantaeng- Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin menghadiri sekaligus membuka secara resmi seminar nasional "Berpemerintahan di masa pandemi". Kegiatan ini diinisiasi oleh IKAPTK (Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan) Sulawesi Selatan di Gedung Balai Kartini, Jumat, 9 Oktober 2020. 
 
Pelaksanaan seminar yang dirangkaikan dengan kongres ini, diikuti oleh 125 peserta yang diwakili oleh maksimal 5 orang dari 24 Kabupaten/ Kota di Sulawesi Selatan. Meski masih dalam masa pandemi, substansi pelaksanaan kongres tidak berkurang. Kegiatan ini tetap mewadahi antusiasme purna praja lainnya melalui zoom meeting dengan kapasitas maksimal seribu peserta. 
 
Sekjen DPN IKAPTK, Kuswanto, memberikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen penuh Pemkab Bantaeng atas fasilitasi kegiatan seminar dan kongres yang akan berlangsung hingga 10 Oktober 2020 besok. 
 
"Saya harap kita dapat menggelar kongres secara elegan, kedepankan musyawarah mufakat, jauhi hal-hal yang dapat kontradiktif dengan tujuan IKAPTK itu sendiri," ujarnya. 
 
Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengatakan bahwa menjadi suatu kebahagiaan bagi pemerintah Bantaeng menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan ini. Sebagai bagian dari komitmen, dalam menguatkan organisasi, yang memiliki periodesasi sebagai pencerminan bahwa sebuah organisasi itu bergerak. 
 
"Kita berharap organisasi ini adalah sebuah mesin yang setiap saat mampu melahirkan tokoh, pemimpin bagi organisasi dan daerah yang kita cintai. Juga sebagai ruang konsolidasi dan silaturrahmi guna merenungkan kembali manfaat keberadaan IKAPTK," kata Bupati. 
 
Lebih lanjut Bupati juga menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi kesempatan untuk berbagi ilmu dan informasi guna meningkatkan kinerja dan inovasi menyikapi pandemi dalam bekerja sebagai ASN yang profesional.
 
Dia juga berharap, melalui kegiatan ini, IKAPTK dapat melahirkan inovasi dalam berpemerintahan di masa pandemi ini. Oleh karena itu, dia menyebut, para anggota IKAPTK dapat berperan aktif mengisi ruang-ruang pembahasan tentang berpemerintahan di masa pandemi Covid-19 ini.
Bupati Bantaeg, DR Ilham Azikin Pimpin Apel Pelantikan Tim Penegakan Protkes. (Fhoto: Istimewa).
 
TokcerNews.com, Bantaeng - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Apel Pelantikan Tim Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Kabupaten Bantaeng di Mapolres Bantaeng, Jumat, 9 Oktober 2020 Pagi. 
 
Dalam kesempatan itu, Bupati Bantaeg, DR Ilham Azikin memimpin langsung upacara terserbut. Dalam amanat apel, dia mengatakan, penegakan disiplin Protkes itu menjadi sesuatu yang dibutuhkan kehadirannya di tengah masyarakat. Dimana saat ini secara global maupum tingkat daerah, masih ada dalam kondisi bersama-sama menghadapi penyebaran Covid-19.
 
"Penegakan kedisiplinan harus mengedepankan unsur-unsur edukasi, yang saling mengingatkan. Diharapkan penyebaran Covid-19 ini mampu kita hadapi di Bantaeng karena kesadaran masyarakat, bukan karena tindakan represif dari tim penegakan protokol kesehatan. Semakin sadar masyarakat maka semakin berhasil tim ini menegakkan kedisiplinan," ujar Bupati. 
 
Pembentukan tim penegakan disiplin protokol kesehatan ini terdiri dari 74 anggota, yang berasal dari unsur Kepolisian, TNI, Satpol PP dan Promkes Bantaeng. 
 
Turut hadir pada kegiatan itu antara lain Ketua DPRD Bantaeng, Hamsyah Ahmad, Kapolres Bantaeng, Wawan Sumantri, Dandim 1410 Bantaeng, Tambohule Wulaa, Ketua Pengadilan Megeri Bantaeng, Ujang Irfan Hadiana, serta para Kepala SKPD terkait lingkup Pemerintah Bantaeng.
Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin menerima penghargaan Indonesia Awards 2020 yang diselenggarakan oleh stasiun televisi swasta nasional, iNews TV. (Fhoto: Istimewa).
 
TokcerNews.com, Jakarta - Sebagai wujud apresiasi atas dedikasi, prestasi dan konsistensi dalam hal pelayanan publik di bidang kesehatan ibu dan anak, Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin menerima penghargaan Indonesia Awards 2020 yang diselenggarakan oleh stasiun televisi swasta nasional, iNews TV. 
 
Dengan program inovasi SASKIA, atau Satu Bendera, Satu Sasaran Ibu dan Anak, Bantaeng menjadi satu-satunya Kabupaten/ Kota di Sulawesi Selatan yang meraih penghargaan tersebut. Bupati Bantaeng hadir langsung menerima penghargaan bersama kepala-kepala daerah berprestasi lainnya, seperti Gubernur Sulsel, H.M. Nurdin Abdullah yang diwakili oleh Wakil Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman, dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Penghargaan diserahkan pada Rabu 7 Oktober 2020, di iNews Tower lantai 3 MNC Center, Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat dan disiarkan langsung di iNews TV, Rabu Malam. 
 
Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa penghargaan ini dihadirkan oleh seluruh tenaga kesehatan yang ada di Kab. Bantaeng. "Penghormatan atas ketulusan ibu dan kecintaan kita kepada anak-anak Indonesia yang hari esok akan menjadi kebanggaan kita semua", ujar Bupati. 
 
Penetapan peraih penghargaan dilakukan secara profesional, dengan mempertimbangkan popularitasi, konsistensi dan kepakaran para nominator. iNews telah menyeleksi kandidat yang berhak menerima penghargaan ini sejak Mei hingga Awal September 2020.
 
Sekedar informasi, juri kehormatan penghargaan bergengsi tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendi, Menteri Koordinator Perekonomian RI, Airlangga Hartarto dan Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo.
 
Ada tiga kategori penghargaan yang diberikan dalam perhelatan tahun ini bagi para tokoh yaitu Tokoh Publik, Tokoh Profesional dan Penghargaan Khusus di Bidang Kesehatan. Selain itu,  iNews juga memberikan apresiasi kepada 8 kategori di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi kreatif, layanan publik, tata kelola pemerintahan, keterbukaan informasi publik dan tata kelola kota.
Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin (kiri) dan Ketua DPRD Bantaeng, Hamsyah Ahmad (kanan). Fhoto: Istimewa.
 
TokcerNews.com, Bantaeng - Seluruh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantaeng Ranperda Perubahan APBD menjadi Perda.
 
Persetujuan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan Pendapat Akhir Fraksi dan Penetapan Persetujuan Bersama antara legislatif dan eksekutif. 
 
Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bantaeng, Hamsyah Ahmad dan dihadiri oleh Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin. Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, para anggota Dewan yang terhormat, serta para Kepala SKPD lingkup Pemkab Bantaeng baik yang hadir secara langsung maupun secara virtual melalui aplikasi zoom meeting.
 
Seluruh fraksi pada kesempatan iru memberi sedikit catatan dan rekomendasi bagi pemerintah daerah. Di antaranya seperti yang dikemukakan oleh fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Fraksi ini merekomendasikan agar Pemerintah Daerah melakukan langkah antisipasi dari semua stakeholder kepariwisataan atas kesiapan menerima wisatawan secara massif, khususnya di Hutan Pinus Rombeng. 
 
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa mengapresiasi kinerja Bupati, Wabup dan jajaran eksekutif, dengan harapan agar Pemda memberlakukan pemetaan pendidikan, untuk memudahkan akses pendidikan bagi anak sekolah.  
 
Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin dalam dalam sambutannya mengatakan bahwa persetujuan terhadap Ranperda Perubahan APBD ini merupakan wujud kesepahaman dan kesepakatan bersama antara eksekutif dan legislatif.
 
"Hal ini menunjukkan semakin solid dan harmonisnya hubungan kebersamaan dalam tataran teknokrat dan politik dalam rangka mewujudkan pembangunan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat Bantaeng," ujar Bupati.  
 
Bupati juga menjelaskan bahwa muatan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 adalah penyesuaian-penyesuaian atas adanya perubahan kebijakan dalam peraturan perundang-undangan untuk penanganan Pandemi Covid-19. Ada pula kebijakan pemerintah pusat terkait pengalokasian pendapatan dan belanja yang bersumber dari dana transfer pemerintah pusat. 
 
"Sehingga mewajibkan pemerintah daerah untuk melakukan perubahan postur APBD untuk belanja yang diamanatkan dalam regulasi yang antara lain penanganan kesehatan masyarakat, penanganan dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial," jelas dia.

"ini adalah bentuk komitmen kita untuk ikut membantu mengaliri listrik di daerah terpencil" 
 
TokcerNews.com, Bantaeng - Warga di kampung Bira-bira di Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng akhirnya bisa menikmati listrik, Rabu, 30 September 2020. Selain listrik, warga di kampung ini juga sudah bisa menikmati fasilitas air bersih. 
 
Selama ini, kampung ini menjadi salah satu kampung yang terisolasi. Jauh dari sentuhan listrik dan air bersih. Di masa kepemimpinan Ilham Azikin sebagai Bupati Bantaeng, warga di kampung ini akhirnya mulai menikmati aliran listrik dan air bersih. 
 
Manajer PT PLN UP3 Bulukumba, Leandra Agung mengatakan, dusun Bira-bira ini adalah salah satu dusun yang belum pernah tersentuh aliran listrik. Atas dorongan berbagai pihak, maka PT PLN memberikan listrik dusun agar bisa dinikmati warga di dusun ini. 
 
"Sejak Indonesia merdeka, dusun ini baru mendapat aliran listrik. Ini juga berkat keikhlasan warga yang rela ditebang pohonnya sebagai lintasan aliran listrik," kata dia. 
 
Dia mengatakan, membutuhkan waktu 45 hari untuk mengaliri listrik di dusun ini. Waktu itu sudah termasuk pemasangan tiang dan kabel listrik. 
 
"Jaringan yang kami bangun itu mencapai 1 kilometer untuk tegangan menengah," jelas dia. 
 
Dia juga mengatakan, dalam waktu satu bulan ke depan, dua kampung lainnya di Bantaeng juga akan teraliri listrik. Keduanya adalah Kampung Bonto Jonga dan Kampung Parang Labbua. 
 
"ini adalah bentuk komitmen kita untuk ikut membantu mengaliri listrik di daerah terpencil," jelas dia. 
 
Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengatakan, aliran listrik dan air bersih yang masuk di Kampung Bira-bira tidak terlepas dari perjuangan para pemimpin sebelumnya di Bantaeng. Oleh karena itu, dia mengajak semua warga di kampung itu untuk bersyukur dan menjaga fasilisitas yang ada itu. 
 
"Saya yakin semua pemimpin yang ada di Bantaeng ikut memperjuangkan ini. Ini perjuangannya pak camat, pak lurah, dan berkat perjuangan kita semua. Semoga sebulan ke depan, saudara kita di Desa Bonto Jonga dan Parang Labbua juga bisa menikmati listrik seperti di kampung ini," jelas dia. 
 
Dia juga mengajak kepada semua warga di kampung Bira-bira untuk senantiasa mengajak anak-anak mereka untuk bersekolah. Menurutnya, fasilitas yang ada harusnya dibarengi dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM)  masyarakat. 
 
"Tidak ada alasan tidak sekolah. Sekarang sudah ada listrik, sudah ada air bersih, jadi anak-anak di kampung ini saatnya sekolah," jelas dia.
"Kegiatan ini adalah sebuah kehormatan bagi Pemkab Bantaeng atas ditunjuknya sebagai lokasi pelaksanaan Sidang TKPSDA" 
 
TokcerNews.com, Bantaeng- Banjir bandang yang melanda Kabupaten Bantaeng, Juni lalu membuat Pemkab Bantaeng bersama Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) melakukan sejumlah langkah pencegahan. Upaya ini dibahas dalam sidang dengan pembahasan isu strategis terkait banjir bandang Bantaeng. 
 
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ), Adenan Rasyid mengatakan bahwa salah satu yang menjadi bahasan materi yakni pembahasan isu strategis terkait banjir bandang Bantaeng. Dia mengatakan, banjir bandang itu terjadi akibat intensitas curah hujan yang tinggi di daerah hulu, sehingga mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir.
 
"Melalui kegiatan ini diharapkan ada sumbangsih pemikiran dari seluruh pihak untuk mencari solusi jangka pendek, menengah dan jangka panjang, guna mengatasi masalah banjir," katanya.
 
Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari Senin-Rabu, 28-30 September, di Hotel Kirei Bantaeng. Turut hadir pada kesempatan itu antara lain Kepala Dinas PUTR Prov. Sulsel selaku Ketua Harian TKPSDA WS. Jeneberang, Kepala Selretariat TKPSDA WS. Jeneberang, serta para anggota TKPSDA WS. Jeneberang periode 2019-2024.
 
Dia menaamnahkan, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menyelaraskan kesepahaman antar sektor, antar wilayah dalam pengelolaan sumber daya air wilayah sungai. Selain itu juga guna memberi saran kepada Pemerintah Pusat terkait pengelolaan sumber daya air sesuai hasil koordinasi, serta memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program dan rencana kegiatan pengolahan sumber daya air pada wilayah sungai. 
 
Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengatakan, kegiatan ini adalah sebuah kehormatan bagi Pemkab Bantaeng atas ditunjuknya sebagai lokasi pelaksanaan Sidang TKPSDA. 
 
"Saya harap melalui sidang ini, akan ada sumbangsih pemikiran bagi kami dan SKPD di Bantaeng dalam merumuskan, merencanakan dan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan apa yang kita laksanakan pada siang hari ini," kata dia.
Page 1 of 2

Media Siber Tokcernews.com, adalah media siber yang hadir untuk menyajikan informasi fakta, terhangat, terkini, dan terpopuler demi melayani kebutuhan masyarakat pembaca dalam peran sertanya membangun bangsa.

Tautan Informasi

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree