RAP dan barang bukti sabu diamankan Polsek Kualuh Hulu. Fhoto: Istimewa.
 
TokcerNews.com, Labura - Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu yang dipimpin Kanit Reskrim, Ipda Eko Sanjaya, SH mengamankan seorang laki- laki inisial RAP (25), warga Dusun Sukajadi Tengah, Desa Pulo Dogom, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, (Labura), karena diduga sedang menyimpan atau menggunakan Narkotika jenis sabu.
 
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, SIK.MH melalui Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Sahrial Sirait, SH.MH, saat dikonfirmasi, Kamis (8/10/2020).
 
Kapolsek Kualuh Hulu menyampaikan kepada wartawan, benar unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu yang dipimpin Ipda Eko Sanjaya, SH mengamankan inisial RAP (25) dari Dusun Sukajadi Tengah, Desa Pulo Dogom, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura, pada Rabu (7/10), sekira pukul 11.00 WIB.
 
Menurut AKP Sahrial Sirait. Bernama inisial RAP diamankan petugas berkat adanya informasi dari masyarakat melalui telepon seluler yang menyampaikan bahwa di Desa Pulo Dogom sedang maraknya peredaran Narkoba, masyarakat yang tidak mau menyebutkan namanya tersebut juga  menyampaikan lokasi peredaran Narkoba sering terjadi  di Dusun  Sukajadi Tengah dirumah "Agung."
 
Berbekalkan informasi tersebut Unit  Reskrim yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Ipda Ekon Sanjaya. SH langsung bergerak dan mendatangi lokasi rumah dimaksud. 
 
Sesampainya di lokasi personil menghubungi Kadus dan Tokoh Masyarakat untuk menyaksikan kebenaran atas informasi tersebut.
 
Saat Personil masuk kerumah, personil melakukan penggeledahan terhadap orang yang ada dirumah beserta isi  rumah, dan dilakukan penggeledahan.
 
"Personil menemukan dari bawah kasur ada 4 bungkus kecil yang diduga berisikan narkotika jenis sabu, 1 unit timbangan digital warna silver, 1 unit HP Nokia warna hitam, 20 buah plastik klip kecil kosong dan 1 buah sendok terbuat dari pipet serta uang tunai sebanyak Rp 190.000,"jelas AKP Sahrial Sirait.
 
Saat dilakukan introgasi RAP mengakui bahwa barang- barang tersebut adalah miliknya, untuk kepentingan penyidikan pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Kualuh Hulu, tegas Kapolsek Kualuh Hulu.* (At).
Puluhan tersangka kasus dugaan Narkoba  dijejer dengan posisi jongkok di Mapolres Labuhanbatu, Selasa (29/9/2020).Istimewa Fhoto: Aturen Tarigan. 
 
TokcerNews.com, Labusel - Polres  Labuhanbatu yang dipimpin AKBP Deni Kurniawan, SIK.MH melakukan Konferensi Pers pemusnahan barang bukti Narkotika dari Pengukapan kasus tindak pidana Narkoba mulai dari tanggal 28 Agustus 2020 hingga 28 September 2020 di Polsekta Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, (Labusel) Sumatera Utara, Selasa (29/9/2020).
 
Pada Konferensi Pers tersebut, Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan memaparkan bahwa barang bukti yang dimusnakan sebanyak 393,50 Gram Sabu yang merupakan Narkotika Golongan I bukan tanaman merupakan hasil sitaan dari 6 tersangka dengan laporan Polisi sebanyak 4 kasus ditangkap dalam waktu dan TKP yang berbeda berdasarkan Laporan Polisi
 
LP/1245/VIII/RES.4.2/2020 Tersangka Hambali Als Bal (18) dan Kabul Borkat Hsb alias  Kabul (28), LP/ 1253/
VIII/RES.4.2/2020.Tersangka Jumaten Als Incek (45), LP/1290/VIII/RES 4.2/2020. 
Tersangka Aidhil Adam (41) dan Badia Raja Faisal Nst (40), LP/1305/IX/RES.4.2/2020 Tersangka Jafar Sidik Als Jafar (26), sebut Kapolres.
 
Kapolres juga menyebutkan bahwa Polres Labuhanbatu dan Polsek jajaran berhasil mengungkapkan kasus Tindak Pidana Narkotika selama sebulan terhitung dari 28 Agustus 2020 sampai dengan 28 September 2020 yaitu sebanyak 46 kasus dengan jumlah tersangka 60 orang yaitu 58 Orang Laki Laki dan 2 Orang Perempuan dengan barang bukti Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis Sabu seberat 363,48 dan 1 (satu) butir Pil Exstasy seberat 0,18 Gram dan Ganja 3,01 Gram.
 
Jika dipetakan dari wilayah tentang pengungkapan selama sebulan yaitu: Labuhanbatu Induk, sebanyak 17 Kasus dan 21 Orang Tersangka, Labuhanbatu Utara, sebanyak 13 Kasus dan 17 Orang Tersangka dan Labuhanbatu Selatan, sebanyak 16 Kasus dan 22 Orang Tersangka. 
 
"Adalah yang dihadirkan saat konferensi pers ini merupakan pengungkapan di wilayah Labuhanbatu Selatan, sebanyak 22 Orang, 6 Orang diantaranya adalah pemilik barang bukti yang dimusnahkan," jelas AKBP Deni Kurniawan.
 
Kapolres juga menambahkan, adapun pengungkapan ini oleh Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, 25 Kasus, Polsekta kota Pinang, Aek Natas masing – masing 4 kasus, Polsek Sei Kanan, Kualuh Hulu dan Panai Hilir, sebanyalk 2 Kasus, Polsek Kampung Rakyat, Torgamba dan Na IX-X sebanyak 1 Kasus.
 
"Dari 60 orang tersangka sebanyak 37 orang berstatus sebagai pengedar, melanggar pasal 114 Subs 112 UU.35 Tahun 2019 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, sebanyak 23 orang tersangka berstatus sebagai pemakai melanggar 112 Subs 127 UU No. 35 tahun 2006 tentang Narkotika dengan ancaman Hukuman Maksimal 12 Tahun Penjara," tegas Kapolres.
 
Dalam Kesempatan ini AKBP Deni Kurniawan, SII. MH menyampaikan bahwa pelaksanaan konferensi pers di Polsek Kota Pinang adalah merupakan permintaan dari Gerakan Masyarakat Labuhanbatu selatan perangi narkoba (GMLSPN) dan dalam kesempatan ini saya menghimbau dan mengajak peran serta masyarakat dan pemerintah setempat untuk bekerja sama delam pemberantasan Narkoba karena Narkoba adalah musuh bangsa kita dan saat ini Indonesia darurat Narkoba Kita perangi Narkoba secara bersama - sama, harapan AKBP Deni.
 
Acara konferensi Pers dan pemusnahan barang bukti ini dihadiri oleh, Ketua DPRD Labusel diwakili oleh, H Jainal Harahap, Kajari Labuhanbatu diwakili oleh, Daniel Tulus M.S. SH, Kajari Labusel diwakili oleh, Hendrik Tambunan, SH.MH, Ketua PN Rantau Prapat diwakili oleh, Riki SH, Kepala BNN Kabupaten Labura, AKBP Khairullah, SH MH, Kalabfor Polri Polda Sumut diwakili oleh, IPTU Fani Miranda, ST, Danramil Kota pinang, Mayor Inf Tamrin Hasibuan, Kapolsekta Kota Pinang, Kompol Semion Sembiring, Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu, SH.MH, Ketua MUI, Kab. Labusel, H. Maratin Harahap, Ketua GM. LSPN, Kab. Labusel, Jappar Sidik, Personil Sat Narkoba Polres Labuhanbatu dan Polsek Kota Pinang.*(At).
Para Tersangka saat di Mapolsekta Kota Pinang, Istimewa Fhoto/dok: Aturen Tarigan, TokcerNews.com/ Hms Polsekta Kota Pinang.
 
TokcerNews.com, Labusel - Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Unit Reskrim Polsekta Kota Pinang mengamankan tiga laki - laki yang berpakaian wanita di Dusun Sumberjo Blok Songo, Desa Sisumut, Kecamatan Kota Pinang, Kababupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) Sumatera Utara, Rabu (23/9/2020) sekira pukul 23.30 WIB.
 
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan. SIK.MH melalui Kapolsekta Kota Pinang, Kompol Semeon Sembiring menyampaikan, Minggu (27/9/2020) bahwa benar unit Tekab telah mengamankan tiga orang laki - laki karena diduga telah menguasai narkotika jenis sabu - sabu.
 
Ketiganya inisial HN (35) warga Desa Sisumut Kecamatan Kota Pinang,  Kabupaten Labusel, bernama inisial AN (36) warga Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba dan inisial NW (20) warga Desa Sisumut, Kecamatan Kota Pinang, jelas Kapolsek.
 
Kompol Semeon juga menjelaskan kalau penagkapan terhadap ketiga pelaku berkat adanya informasi Masyarakat, pada Rabu (23/9/2020) dan selanjutnya Tekab unit reskrim Polsekta Kota Pinang dipimpin Kanit Reskrim, IPDA Gunawan Sinurat. SH,MH berhasil menangkap ketiga pelaku yang sedang diduga mengkonsumsi sabu-sabu salah satu  rumah sesuai yang diinformasikan.
 
Dari tindak pidanan ini lanjut Kapolsek, petugas mendapatkan "barang bukti 1 bungkus plastik klip bening berisi sabu-sabu,1 buah kaca pirek bekas bakar berisi sabu-sabu, 1 buah bong, 1 buah mancis, warna putih yg ada jarumnya, 5 buah plastik klip kosong, 7 buah pipet kecil, 1 buah kaca pirek, 1 buah pisau silet," jelas Kapolsekta.
 
Kompol Semeon juga menambahkan bahwa dari investigasi pelaku mengakui  memperoleh sabu-sabu tersebut dengan cara membeli dari bernama inisial H yang merupakan pengedar dengan harga Rp.250.000 dan saat dipesan H sendiri yang mengantar sabu-sabu tersebut ke rumah tersangka.
 
"Saat dilakukan pengembangan dengan mengejar H kerumahnya, tidak ditemukan dan rumahnya terkunci, dan kita tetap melakukan pencarian,"tegas Kapolsek.
 
Ketiga tersangka dan barang bukti telah diamankan ke Polsekta Kota Pinang untuk peroses hukum selanjutnya, sebut Kompol Semeon Sembiring.*(At).
BNNK Labura menangkapan AS alias Nuar (51tahun) di Desa Suka Bangsa, tepatnya di areal perkebunan sawit milik masyarakat. pada Senin (7/9/2020). Istimewa Foto: Aturen Tarigan/ HMS BNNK.
 
TokcerNews.com, Labura - Seorang pria berinisial AS alias Nuar (51 tahun) warga Dusun Sidomuliyo ditangka personel BNNK Labura, di Jalan Suka Bangsa, Desa Simpang Marbau, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) tepatnya di perkebunan sawit milik masyarakat pada Senin (7/9/2020) sekira pukul 23.30 WIB.
 
Saat dilakukan penangkapan, petugas mengamankan 5 buah paket klip transparan ukuran sedang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bersih 3,84 gram, 1 buah paket klip transparan ukuran besar yang kosong dan 1 unit sepeda motor Honda Supra X-125 warna hitam-merah. 
 
Kepala BNNK Labura AKBP Khairullah, Selasa (8/9/2020) menyampaikan kepada wartawan, penangkapan terhadap AS alias Nuar (51) pada Senin (7/9/2020) sekira pukul 20.00.WIB berawal dari personel Seksi Pemberantasan BNNK Labuhanbatu Utara mendapat informasi dari masyarakat tentang peredaran gelap narkotika jenis sabu di Desa Suka Bangsa, tepatnya di areal perkebunan sawit milik masyarakat. 
 
Menanggapi laporan tersebut, sekira pukul 20.30 WIB, personel BNNK Labuhanbatu Utara langsung bergerak menuju TKP untuk melakukan penyelidikan. 
 
Setelah melakukan pengamatan, sekira pukul 23.30 WIB, personel Pemberantasan BNNK Labuhanbatu Utara berhasil melakukan penangkapan terhadap seseorang yang diduga sebagai pengedar narkotika dan selanjutnya memboyong pelaku ke BNNK Labura, jelas AKBP Khairullah.
 
"Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut," tegas Kepala BNNK Labura. (At)
Pemuda Bernama "S" diringkus oleh Satuan Narkoba Polres Bantaeng pada Rabu, 2 September 2020 lalu, sekira pukul 18.00 Wita. (Foto: Istimewa).
 
TokcerNews.com, Bantaeng - Seorang pemuda bernama "S" harus berurusan dengan Polisi lantaran nekat membawa narkotika jenis shabu saat berkendara.
 
Pemuda tersebut diringkus oleh Satuan Narkoba Polres Bantaeng pada Rabu, 2 September 2020 lalu, sekira pukul 18.00 Wita.
 
Kasat Narkoba AKP Amin Juraid membenarkan hal itu. Saat dikonfirmasi, mantan Kapolsek Pallangga Kabupaten Gowa itu membeberkan kronologis penangkapan di jalan Elang Baru, Kel. Pallantikang, Kec.Bantaeng, Kab.Bantaeng.
 
"Berawal dari informasi masyarakat bahwa ada seorang anak laki-laki pakai jaket hitam dengan menggunakan motor diduga telah melakukan transaksi shabu shabu di jalan Elang Lama dan sementara mengarah ke jalan Elang baru," kata AKP Amin Juraid kepada TokcerNews.com, Sabtu (5/9/2020).
 
Kasat Narkoba Polres Bantaeng, menuturkan, berbekal informasi itu, pihaknya langsung menuju jalan Elang Baru, Bantaeng, dengan berlawanan arah, sehingga motor tersangka langsung dihadang petugas.
 
"Motor tersangka langsung dihadang dengan cara dipalang dengan sepeda motor anggota kami, kemudian anggota langsung lompat dan memegang tersangka dan benar membawa shabu-shabu yang disimpan di kantong celana depan sebelah kiri," jelasnya.
 
Setelah itu dilakukan pula interogasi, tersangka lalu digelandang ke Mako Polres Bantaeng bersama barang bukti berupa Uang tunai, satu saset kristal bening diduga Shabu Shabu, selembar amplop warna putih, satu unit handphone dan satu unit sepeda motor yang dipakai melancarkan aksinya.
Terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis shabu, M alias A diproses untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di Kantor Resort Polres Bantaeng. (Foto Istimewa).
 
TokcerNews.com, Bantaeng - Satuan Reserse Narkoba Polres Bantaeng berhasil meringkus terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis shabu, M alias A (27 tahun). Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba AKP Amin Juraid,S.H.
 
AKP Amin Juraid menjelaskan, penangkapan tersebut berlangsung pada Selasa malam, 1 September 2020 lalu. Pelaku saat itu mencoba kelabuhi petugas dengan membuang barang bukti ke selokan.
 
"Berawal dari informasi masyarakat bahwa lelaki M alias A biasa membawa dan mengkonsumsi shabu-shabu dan dikabarkan ia melintas di kota Bantaeng menuju arah kampung Beru," kata AKP Amin Juraid.
 
Berdasarkan info tersebut, dirinya bersama personil Sat Narkoba Polres Bantaeng langsung bergerak cepat. "Pelaku berhasil ditangkap di kampung Be'lang. Kemudian pada saat mau ditangkap pelaku membuang Shabu-shabunya ke selokan," lanjutnya.
 
Beruntung saat itu selokan tengah kering sehingga saat disenter ditemukanlah barang haram tersebut.
 
"Kita senter pakai ho maka ditemukanlah shabu tersebut sebanyak satu paket. Kemudian dilakukan pengembangan, pencarian kepada orang yang ditunjuk tempat Ia peroleh shabu shabu seharga Rp 400 ribu," tukasnya.
 
Pelaku akhirnya digelandang ke Mapolres Bantaeng bersama barang bukti berupa satu saset plastik kecil berisi shabu, satu unit kendaraan yang digunakan saat beraksi, satu unit handphone, sebuah dompet dan selembar amplop berwarna putih. Kini pelaku tengah diproses untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
 
Sementara itu, Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri, ST., SH., MH dengan tegas menuturkan bahwa pihaknya tak akan segan-segan dan tidak pula mentolerir segala bentuk tindak kriminal di daerah bertajuk Bumi Butta Toa ini.
Page 1 of 2

Media Siber Tokcernews.com, adalah media siber yang hadir untuk menyajikan informasi fakta, terhangat, terkini, dan terpopuler demi melayani kebutuhan masyarakat pembaca dalam peran sertanya membangun bangsa.

Tautan Informasi

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree