Polisi menangkap 2 orang diduga pengedar narkoba jenis sabu dan 1 orang yang diduga sempat mengancungkan sebilah samurai dengan mengancam polisi. Fhoto Istimewa. (Aturen Tarigan TOKCERNEWS/ HO- dok: HMS Polres Labuhanbatu). 
 
TokcerNews.com, Labuhanbatu - Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu berhasil menangkap di duga pengedar Narkoba bernama inisial EPS alias T (30) dari Dusun Asahan, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera, Sabtu (17/10/2020).
 
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, SIK.MH menyampaikan kepada wartawan Senin (19/10/2020). Bahwa pengungkapan kasus ini untuk menindak lanjuti informasi Gerakan Masyarakat Labuhanbatu Selatan Perangi Narkoba (GM LSPN).
 
Menurut Kapolres, bahwa dirinya telah  memerintahkan jajarannya yang  dipimpin Kasat Narkoba dan Para Kapolsek dijajaran Labusel mulai dari Kampung Rakyat, Kota Pinang, Silangkitang, Sei Kanan dan Torgamba bersinergi memberantas peredaran Narkoba di Wilayah Kabupaten Labusel, Sumatera Utara.
 
Kapolres mengatakan pada Sabtu (17/10/2020) personil Sat Narkoba Polres Labuhanbatu dipimpin Kasat, AKP Martualesi Sitepu, SH.MH bersama Kanit Iidik satu, Ipda Sarwedi Manurung, Katim Aiptu Sasterawan Ginting dan anggota berhasil menangkap diduga Bandar Narkoba yang sudah menjadi target operasi bernama inisial EPS alias T (30). "Saat mengendarai mobilnya melintasi di Dusun Asahan, waktu itu akan ditangkap  EPS alias T mencoba melakukan perlawanan dan bergumul dengan personel ketika turun dari mobilnya," jelas Kapolres.
 
Penangkan terhadap EPS alias T berdasarkan pengembangan atas  tertangkapnya kaki tangannya berinisial I A (44) pada Sabtu (17/10/2020) sekira pukul 18.00 WIB, saat melintas mengendarai sepeda motor Yamaha FU di pinggir jalan Jalinsum Torgamba, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labusel.
 
"Pada saat inisial IA ditangkap Polisi didapatkan barang bukti diduga 1 bungkus plastik klip berisi shabu - shabu brutto 5,43 gram, 1 buah kotak rokok X Mild,1 unit HP Nokia warna putih dan 1 dan unit sepeda motor Suzuki Satria FU warna hitam," kata Kapolres Labuhanbatu.
 
Dari pengakuan inisial IA, bahwa dia mendapat narkotika sabu dari inisial EPS alias T, selanjutnya dilakukan  pengembangan dan penggeledahan di salah satu gubuk diduga tempat dia menyimpan sabu-sabu dan berhasil menyita 1 buah kaca pirex berisi shabu - shabu brutto 1,61 gram, 1 buah HP Nokia warna hitam,1 buah sendok sekop shabu dan buah bong, terang Deni Kurniawan. 
 
Selanjutnya ketika personil akan melakukan pengembangan ke kediaman insial EPS alias T, di Dusun Asahan Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba Labusel, petugas sat unit Narkoba mendapat perlawanan dari pihak keluarga dan mencoba menghalang halangi petugas dimana salah seorang adek EPS yakni bernama inisial PFS (18) diduga sempat  mengancungkan sebilah samurai sepanjang 1,20 M berwarna silver gagang biru sambil mengancam personil dengan mengatakan "Kalian Lepaskan Abangku Kalau Tidak Ku bacok Kalian Semua," terang Kapolres. 
 
Berkat bantuan personel Polsek Torgamba akhirnya tersangka E PS dan I I serta barang bukti berhasil diamankan ke Sat Narkoba untuk proses penyidikan, namun untuk tersangka Pengancaman inisial PFS berhasil ditangkap tadi pagi    dirumah mertuanya di Dusun Sigambal 2 PT. Milano, Kelurahan Pinang Awan, Kecamatan Torgamba, Labusel saat sedang masih tertudur.
 
Tersangka ini ditangkap setelah anggota personil Sat Narkoba membuat laporan pengaduan di SPKT Polres Labuhanbatu, dan tersangka ditangkap berkat kerjasama Sat Narkoba dan Sat Reskrim Polres Labuhanbatu, jelas AKBP Deni Kurniawan.
 
Dari hasil pemeriksaan terhadap diduga bandar narkoba bernama inisial T  menerangkan sudah sekitar 5 Tahun bisnis narkoba sabu dengan penjualan 5 Gram setiap harinya dengan keuntungan sekitar Rp 1 juta setiap 5 Gramnya, saat ini tersangka EPS.
 
Terhadap ESP dan IA dipersangkakan melanggar pasal 114 Sub 112 UU RI NO.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara
 
Sedangkan tersangka PFS dipersangkakan melanggar pasal 335 Ayat 2 YO 212 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun 4 bulan penjara, tegas Kapolres.
 
Menurut Kapolres Labuhanbatu, 
AKBP Deni Kurniawan bahwan pengungkapan tindak pidana ini adalah bentuk komitmen Polres Labuhanbatu untuk memberantas dan menekan peredaran narkoba di Labuhanbatu Raya hingga ke Labusel, walaupun hampir 2 Jam anggota dikepung dapat berhasil menangkap tersangka dan menangkap pelaku pengancaman yang tak lain adalah adek dari tersangkan bandar narkoba sendiri, sebut Kapolres. (At)
Satresnarkoba Polres Sinjai mengamankan tiga orang terduga 
pelaku terduga penyalahgunaan narkotika.
 
TokcerNews.com, Sinjai - Satresnarkoba Polres Sinjai yang dipimpin oleh Kasat Narkoba, Iptu Hanny Williem berhasil mengamankan tiga orang terduga  penyalahgunaan narkotika, Selasa (13/10).
 
Iptu Hanny Williem menjelaskan,  
penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa di salah Satu Ruko di Jalan Petta Ponggawae, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai sering terjadi penyalahgunaan narkoba Jenis Sabu.
 
Sehingga anggota opsnal satuan narkoba langsung menindaklanjuti informasi tersebut dan melakukan pemantauan atau penyelidikan terhadap salah satu ruko yang dicurigai dan berhasil mengamankan pria bernama inisial LH (26 tahun) pekerjaan wiraswasta, dan barang bukti 1 (satu) sachet Shabu ukuran kecil yang tersimpan dalam plastik klip / bening dengan berat 0,32 gram serta mengaku kalau BB tersebut diperoleh dari lelaki inisial AR, ujar Kasat Narkoba. 
 
Selanjutnya, Personil Satuan Narkoba Polres Sinjai melakukan pengembangan dan mengamankan lelaki inisial AR (36 tahun) pekerjaan wiraswasta dan barang bukti 1 (satu) buah bong lengkap dengan pipet dan pirex kaca yang didalamnya berisi Shabu, 1 (satu) buah pipet putih bentuk sendok, 2 (dua) buah korek api gas, 1 (satu) buah plastik bening kosong dan 1 (satu) buah sumbu kompor sabu, Jelas Hanny Williem.
 
Tak berhenti disitu, Satresnarkoba melanjutkan penjajakannya dan berhasil mengamankan lelaki inisial AE (45 tahun) pekerjaan wiraswasta yang beralamat Kabupaten Bone dan barang bukti 1 (satu) unit handphone merk Vivo warna hitam, yang digunakan untuk menghubungi AR sebelum melakukan transaksi jual beli shabu, jelasnya.
 
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, 3 (tiga) pelaku berikut barang bukti yang ditemukan langsung dibawa ke Mapolres Sinjai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, imbuhnya.
 
Kapolres Sinjai, AKBP Iwan Irmawan membenarkan pihaknya telah mengamankan tiga pria yang terlibat penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya, serta melibatkan salah satu orang dari Kabupaten Bone.
 
Dengan kejadian tersebut, Kapolres Sinjai menyampaikan himbauan publik khususnya yang berada di wilayah hukumnya, untuk bersama-sama memerangi peredaran gelap narkotika dilingkungan masing- masing yang pengaruhnya dapat merusak generasi penerus bangsa Indonesia tercinta ini.
 
“Untuk menghindari pengaruh narkoba, bisa mengisi dengan kegiatan-kegiatan positif di lingkungan masing-masing. Seperti, pengajian bagi umat Muslim dan kegiatan positif lainnya,” katanya.
 
Ia juga mengimbau masyarakat Sinjai untuk menyampaikan kepada pihak kepolisian jika mengetahui dalam suatu daerah di Sinjai ada masyarakat yang terindikasi menggunakan narkoba
 
“Kepada warga masyarakat di wilayah hukum Polres Sinjai, dihimbau untuk menghindari penyalahgunaan narkotika. Laporkan segera ke petugas terdekat, bila melihat penyalahgunaan narkotika. Kami dari Polres Sinjai akan menindak tegas tanpa tebang pilih terhadap para Pelakunya,” tandas Kapolres Sinjai.
RAP dan barang bukti sabu diamankan Polsek Kualuh Hulu. Fhoto: Istimewa.
 
TokcerNews.com, Labura - Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu yang dipimpin Kanit Reskrim, Ipda Eko Sanjaya, SH mengamankan seorang laki- laki inisial RAP (25), warga Dusun Sukajadi Tengah, Desa Pulo Dogom, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, (Labura), karena diduga sedang menyimpan atau menggunakan Narkotika jenis sabu.
 
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, SIK.MH melalui Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Sahrial Sirait, SH.MH, saat dikonfirmasi, Kamis (8/10/2020).
 
Kapolsek Kualuh Hulu menyampaikan kepada wartawan, benar unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu yang dipimpin Ipda Eko Sanjaya, SH mengamankan inisial RAP (25) dari Dusun Sukajadi Tengah, Desa Pulo Dogom, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura, pada Rabu (7/10), sekira pukul 11.00 WIB.
 
Menurut AKP Sahrial Sirait. Bernama inisial RAP diamankan petugas berkat adanya informasi dari masyarakat melalui telepon seluler yang menyampaikan bahwa di Desa Pulo Dogom sedang maraknya peredaran Narkoba, masyarakat yang tidak mau menyebutkan namanya tersebut juga  menyampaikan lokasi peredaran Narkoba sering terjadi  di Dusun  Sukajadi Tengah dirumah "Agung."
 
Berbekalkan informasi tersebut Unit  Reskrim yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Ipda Ekon Sanjaya. SH langsung bergerak dan mendatangi lokasi rumah dimaksud. 
 
Sesampainya di lokasi personil menghubungi Kadus dan Tokoh Masyarakat untuk menyaksikan kebenaran atas informasi tersebut.
 
Saat Personil masuk kerumah, personil melakukan penggeledahan terhadap orang yang ada dirumah beserta isi  rumah, dan dilakukan penggeledahan.
 
"Personil menemukan dari bawah kasur ada 4 bungkus kecil yang diduga berisikan narkotika jenis sabu, 1 unit timbangan digital warna silver, 1 unit HP Nokia warna hitam, 20 buah plastik klip kecil kosong dan 1 buah sendok terbuat dari pipet serta uang tunai sebanyak Rp 190.000,"jelas AKP Sahrial Sirait.
 
Saat dilakukan introgasi RAP mengakui bahwa barang- barang tersebut adalah miliknya, untuk kepentingan penyidikan pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Kualuh Hulu, tegas Kapolsek Kualuh Hulu.* (At).
Para Tersangka saat di Mapolsekta Kota Pinang, Istimewa Fhoto/dok: Aturen Tarigan, TokcerNews.com/ Hms Polsekta Kota Pinang.
 
TokcerNews.com, Labusel - Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Unit Reskrim Polsekta Kota Pinang mengamankan tiga laki - laki yang berpakaian wanita di Dusun Sumberjo Blok Songo, Desa Sisumut, Kecamatan Kota Pinang, Kababupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) Sumatera Utara, Rabu (23/9/2020) sekira pukul 23.30 WIB.
 
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan. SIK.MH melalui Kapolsekta Kota Pinang, Kompol Semeon Sembiring menyampaikan, Minggu (27/9/2020) bahwa benar unit Tekab telah mengamankan tiga orang laki - laki karena diduga telah menguasai narkotika jenis sabu - sabu.
 
Ketiganya inisial HN (35) warga Desa Sisumut Kecamatan Kota Pinang,  Kabupaten Labusel, bernama inisial AN (36) warga Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba dan inisial NW (20) warga Desa Sisumut, Kecamatan Kota Pinang, jelas Kapolsek.
 
Kompol Semeon juga menjelaskan kalau penagkapan terhadap ketiga pelaku berkat adanya informasi Masyarakat, pada Rabu (23/9/2020) dan selanjutnya Tekab unit reskrim Polsekta Kota Pinang dipimpin Kanit Reskrim, IPDA Gunawan Sinurat. SH,MH berhasil menangkap ketiga pelaku yang sedang diduga mengkonsumsi sabu-sabu salah satu  rumah sesuai yang diinformasikan.
 
Dari tindak pidanan ini lanjut Kapolsek, petugas mendapatkan "barang bukti 1 bungkus plastik klip bening berisi sabu-sabu,1 buah kaca pirek bekas bakar berisi sabu-sabu, 1 buah bong, 1 buah mancis, warna putih yg ada jarumnya, 5 buah plastik klip kosong, 7 buah pipet kecil, 1 buah kaca pirek, 1 buah pisau silet," jelas Kapolsekta.
 
Kompol Semeon juga menambahkan bahwa dari investigasi pelaku mengakui  memperoleh sabu-sabu tersebut dengan cara membeli dari bernama inisial H yang merupakan pengedar dengan harga Rp.250.000 dan saat dipesan H sendiri yang mengantar sabu-sabu tersebut ke rumah tersangka.
 
"Saat dilakukan pengembangan dengan mengejar H kerumahnya, tidak ditemukan dan rumahnya terkunci, dan kita tetap melakukan pencarian,"tegas Kapolsek.
 
Ketiga tersangka dan barang bukti telah diamankan ke Polsekta Kota Pinang untuk peroses hukum selanjutnya, sebut Kompol Semeon Sembiring.*(At).
TokcerNews.com, Bantaeng - Jajaran Tim Satresnarkoba Polres Bantaeng berhasil mengamankan 2 orang yang diduga sebagai pengguna narkoba jenis sabu. Saat digerebek, mereka diduga lagi pesta sabu pada Jum'at, 18 September 2020 sekira pukul 17.00 WIT, tepatnya di Jalan Elang, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng.
 
Kapolres Bantaeng AKBP Wawan Sumantri ST,SH,MH saat dikonfirmasi oleh TokcerNews.com mengakui adanya penangkapan tersebut. "Kita mengamankan 2 orang terduga pelaku pengguna narkoba, pada hari Ju'mat di Kabupaten Bantaeng," ungkapnya, (21/9/2020).
 
Terungkapnya kasus tersebut, bermula pada Jum'at, 18 September 2020 sekira pukul 17.00 WIT, tepatnya di Jalan Elang, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng bahwa dirumah perempuan bernama Inisial  'I' (43 Tahun) di jalan Elang diduga sedang terjadi pesta sabu, ujar Kapolres Bantaeng.
 
Mendapatkan informasi tersebut, lanjut Kapolres menjelaskan, direspon cepat oleh Tim Satresnarkoba Polres Bantaeng yang dipimpin Kanit Idik 1 Satresnarkoba Polres Bantaeng, Aipda Saharuddin bersama tim langsung melakukan penggerebekan disertai penangkapan dan penggeledahan di rumah yang dimaksud sekira pukul 17.00 WITA.
 
Petugas menangkap seorang perempuan terduga pelaku bernama Inisial 'I' (43Tahun) merupakan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada  Rumah Sakit Bantaeng, jelasnya.
 
"Ketika kita gerebek, perempuan 'I' (43 tahun) awalnya berusaha melakukan perlawanan dengan menutup pintu rumah ketika melihat petugas akan melakukan penangkapan, namun dengan sigap Tim berhasil membuka pintu dan melakukan penangkapan terhadap perempuan 'I'. Tim kemudian melanjutkan dengan melakukan penggeledahan dan berhasil juga mengamankan seorang lelaki bernama inisial ST alias O (39 tahun), yang di duga  sementara menghisap sabu di bagian dapur rumah tersebut," tegas AKBP Wawan Sumantri.
 
Tidak lama berlangsung, petugas menemukan alat bukti, yakni (satu) sacshet kristal bening diduga sabu 1 (satu) buah, kaca pireks berisi endapan sabu 1 (satu) buah, sendok sabu terbuat dari plastik 1 (satu) buah dan alat hisap Bong, jelasnya.
 
Ditambahkan Kapolres Bantaeng agar seluruh lapisan masyarakat ikut memerangi bahaya Narkoba, dengan cara berperan serta dalam memberikan informasi kepada Kepolisian untuk mencegah peredaran Narkotika di Kabupaten Bantaeng.
 
Selain itu peran serta orang tua dalam mengedukasi anak tentang bahaya Narkotika untuk kesehatan dan Hukum sangat diperlukan untuk menekan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar. 
 
"Untuk pemeriksaan selanjutnya, kedua  para tersangka yang merupakan warga Jl. Elang, Bantaeng, kita amankan di Polres Bantaeng dan Pasal yang akan di terapkan 112,132,127 UU Narkotika No.35 tahun 2009 Ancaman hukuman 8 tahun penjara denda 1 milyar," tandas Wawan Sumantri.

Ngedar Narkoba, Kancil Ditangkap Polisi

Tim Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu, melakukan penangkapan dan berhasil mengamankan DP alias Kancil (24 tahun), Kamis (10/9/2020), yang diduga melakukan tindak pidana Narkotika. Istimewa Foto: Aturen Tarigan/ Dok HMS Polsek Kualuh Hulu.
 
TokcerNews.com, Labura - Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu melakukan penangkapan terhadap inisial DP alias Kancil (24 tahun), pelaku tindak pidana narkotika di Afdeling 1 Desa Londut, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, Kamis (10/9/2020), sekira pukul 21.00 WIB.
 
Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, SIK.MH melalui Kapolsek Kualuh Hilir AKP Sahrial Sirait, SH.MH menyampaikan kepada TokcerNews, Jumat (11/9/2020), menyampaikan bahwa benar unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu talah malakukan penangkapan terhadap warga Dusun Huta Godang, Desa Pulodogom, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura, inisial DP alias Kancil (24 tahun), yang diduga melakukan tindak pidana Narkotika.
 
Menutut Kapolsek penagkapan dilakukan unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim IPDA Eko Sanjaya SH, berdasarkan adanya informasi dari masyarakat melalui telepon seluler yang menyampaiakan di Afdeling 1, Desa Londut, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, bahwa ada seseorang akan melakukan transaksi narkoba.
 
Berbekalkan informasi tersebut lanjut AKP Sahrial, tim lansung  melakukan undercover di seputaran lokasi yang akan di jadikan taransaksi, Kemudian tim Reskrim yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek kualuh Hulu IPDA Eko Sanjaya, SH langsung memantau ada orang di seputaran lokasi tersebut dengan gerak gerik yang mencurigakan.
 
Selanjutnaya Tim langsung melakukan penangkapan dan berhasil mengamankan satu orang laki-laki dari pengakuannya diketahui inisil DP alias kancil (24 tahun). Kemudian ianya diperiksa dan diinterogasi menerangkan bahwa dirinya menunggu seseorang yang akan memesan narkoba jenis sabu-sabu, jelas Kapolsek.
 
Dari penangkapan ini didapatkan barang bukti 1 bungkus plastik klip sedang yang dibalut tisu yang di duga berisi sabu- sabu, 2 bungkus plastik klip sedang yang diduga berisi sabu- sabu, 20 bungkus plastik klip cecil yang diduga berisi sabu-sabu, 1 paket yang di duga ganja kering, 1 buah timbanggan elektrik, 1buah HP merek samsung warna putih, 20  bungkus plastik klip kosong dan 1 buah skop dari pipet.
 
Untuk proses lebih lanjut tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek kualuh Hulu untuk peroses penyidikan, tegas AKP Sahrial Sirait. (At)
Page 1 of 2

Media Siber Tokcernews.com, adalah media siber yang hadir untuk menyajikan informasi fakta, terhangat, terkini, dan terpopuler demi melayani kebutuhan masyarakat pembaca dalam peran sertanya membangun bangsa.

Tautan Informasi

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree