TokcerNews.com, Labuhanbatu - Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) unit Reskrim Polsekta Kota Pinang berhasil menangkap diduga pelaku pemerasan di wilayah hukum Polsek Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) Sumatera Utara, pada Kamis (22/10) lalu sekira pukul 21.00 WIB.
 
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, SIK.MH melalui Kapolsekta Kota Pinang, Kompol Semeon Sembiring menyampaikan Selasa (27/10) bahwa penagkapan pelaku dugaan pemerasan ini berdasarkan LP / 188 / X / Res.1.8./ 2020 / SPKT / SU / LBS / SEKTA KOTA PINANG, tanggal 22 Oktober 2020, pelapor bernama inisial ASN.
 
"Menurut Kapolsekta keempat tersangka bernama inisial GHS (19), AAPS (17), DDRP (16), DDP (16), dan IJ (19)," jelas Kompol Semeon Sembiring. 
 
Kapolsek juga menjelaskan kalau pada Kamis (22/10/2020) sekira Pukul 21.00 WIB. Diduga telah terjadi pemerasan dan Pengancaman terhadap seorang korban laki-laki yang bernama inisial ASN, di Wilayah hukum Polsek Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang diduga dilakukan oleh para pelaku yang tidak dikenal oleh korban.
 
Menurut Semeon Sembiring, pelaku diduga mengambil 1 Unit HP merk Redmi 5A warna Hitam milik korban dengan cara meminta HP korban dengan dugaan ancaman kekerasan yaitu menggunakan alat berupa 1 Buah Doubel Stick yang terbuat dari besi berwarna silver, dengan mengatakan, "Serahkan HP Mu Atau Kuhantam Kau !" sambil mengarahkan alat tersebut kepada korban sehingga korban takut dan terpaksa menyerahkan HP nya kepada tersangka kemudian para tersangka langsung pergi. Atas kejadian tersebut, korban merasa keberatan dan selanjutnya melaporkannya ke Polsekta Kotapinang. 
 
Pada Minggu (25/10/2020) sekira pukul 01.45 WIB, Tekab Unit reskrim Polsekta Kota Pinang dipimpin oleh Kanit Reskrim, IPDA Gunawan Sinurat, SH, MH berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka GHS, AAPS, dan DDRP, di Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
 
"Saat diintrogasi, pelaku mengakui perbuatannya terhadap korban Inisial AS N dan disita barang bukti dari tersangka berupa uang hasil penjualan HP merk Redmi 5A berwarna Hitam dan 1 buah double stick," Katanya Semeon Sembiring.
 
"Para tersangka menyebutkan bahwa HP korban diduga dijual kepada berinisial IJ dan selanjutnya tim lakukan penangkapan terhadap tersangka IJ dan disita HP merk Redmi 5A," jelas Kompol Semeon Sembiring. (At).
Polisi menangkap 2 orang diduga pengedar narkoba jenis sabu dan 1 orang yang diduga sempat mengancungkan sebilah samurai dengan mengancam polisi. Fhoto Istimewa. (Aturen Tarigan TOKCERNEWS/ HO- dok: HMS Polres Labuhanbatu). 
 
TokcerNews.com, Labuhanbatu - Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu berhasil menangkap di duga pengedar Narkoba bernama inisial EPS alias T (30) dari Dusun Asahan, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera, Sabtu (17/10/2020).
 
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, SIK.MH menyampaikan kepada wartawan Senin (19/10/2020). Bahwa pengungkapan kasus ini untuk menindak lanjuti informasi Gerakan Masyarakat Labuhanbatu Selatan Perangi Narkoba (GM LSPN).
 
Menurut Kapolres, bahwa dirinya telah  memerintahkan jajarannya yang  dipimpin Kasat Narkoba dan Para Kapolsek dijajaran Labusel mulai dari Kampung Rakyat, Kota Pinang, Silangkitang, Sei Kanan dan Torgamba bersinergi memberantas peredaran Narkoba di Wilayah Kabupaten Labusel, Sumatera Utara.
 
Kapolres mengatakan pada Sabtu (17/10/2020) personil Sat Narkoba Polres Labuhanbatu dipimpin Kasat, AKP Martualesi Sitepu, SH.MH bersama Kanit Iidik satu, Ipda Sarwedi Manurung, Katim Aiptu Sasterawan Ginting dan anggota berhasil menangkap diduga Bandar Narkoba yang sudah menjadi target operasi bernama inisial EPS alias T (30). "Saat mengendarai mobilnya melintasi di Dusun Asahan, waktu itu akan ditangkap  EPS alias T mencoba melakukan perlawanan dan bergumul dengan personel ketika turun dari mobilnya," jelas Kapolres.
 
Penangkan terhadap EPS alias T berdasarkan pengembangan atas  tertangkapnya kaki tangannya berinisial I A (44) pada Sabtu (17/10/2020) sekira pukul 18.00 WIB, saat melintas mengendarai sepeda motor Yamaha FU di pinggir jalan Jalinsum Torgamba, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labusel.
 
"Pada saat inisial IA ditangkap Polisi didapatkan barang bukti diduga 1 bungkus plastik klip berisi shabu - shabu brutto 5,43 gram, 1 buah kotak rokok X Mild,1 unit HP Nokia warna putih dan 1 dan unit sepeda motor Suzuki Satria FU warna hitam," kata Kapolres Labuhanbatu.
 
Dari pengakuan inisial IA, bahwa dia mendapat narkotika sabu dari inisial EPS alias T, selanjutnya dilakukan  pengembangan dan penggeledahan di salah satu gubuk diduga tempat dia menyimpan sabu-sabu dan berhasil menyita 1 buah kaca pirex berisi shabu - shabu brutto 1,61 gram, 1 buah HP Nokia warna hitam,1 buah sendok sekop shabu dan buah bong, terang Deni Kurniawan. 
 
Selanjutnya ketika personil akan melakukan pengembangan ke kediaman insial EPS alias T, di Dusun Asahan Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba Labusel, petugas sat unit Narkoba mendapat perlawanan dari pihak keluarga dan mencoba menghalang halangi petugas dimana salah seorang adek EPS yakni bernama inisial PFS (18) diduga sempat  mengancungkan sebilah samurai sepanjang 1,20 M berwarna silver gagang biru sambil mengancam personil dengan mengatakan "Kalian Lepaskan Abangku Kalau Tidak Ku bacok Kalian Semua," terang Kapolres. 
 
Berkat bantuan personel Polsek Torgamba akhirnya tersangka E PS dan I I serta barang bukti berhasil diamankan ke Sat Narkoba untuk proses penyidikan, namun untuk tersangka Pengancaman inisial PFS berhasil ditangkap tadi pagi    dirumah mertuanya di Dusun Sigambal 2 PT. Milano, Kelurahan Pinang Awan, Kecamatan Torgamba, Labusel saat sedang masih tertudur.
 
Tersangka ini ditangkap setelah anggota personil Sat Narkoba membuat laporan pengaduan di SPKT Polres Labuhanbatu, dan tersangka ditangkap berkat kerjasama Sat Narkoba dan Sat Reskrim Polres Labuhanbatu, jelas AKBP Deni Kurniawan.
 
Dari hasil pemeriksaan terhadap diduga bandar narkoba bernama inisial T  menerangkan sudah sekitar 5 Tahun bisnis narkoba sabu dengan penjualan 5 Gram setiap harinya dengan keuntungan sekitar Rp 1 juta setiap 5 Gramnya, saat ini tersangka EPS.
 
Terhadap ESP dan IA dipersangkakan melanggar pasal 114 Sub 112 UU RI NO.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara
 
Sedangkan tersangka PFS dipersangkakan melanggar pasal 335 Ayat 2 YO 212 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun 4 bulan penjara, tegas Kapolres.
 
Menurut Kapolres Labuhanbatu, 
AKBP Deni Kurniawan bahwan pengungkapan tindak pidana ini adalah bentuk komitmen Polres Labuhanbatu untuk memberantas dan menekan peredaran narkoba di Labuhanbatu Raya hingga ke Labusel, walaupun hampir 2 Jam anggota dikepung dapat berhasil menangkap tersangka dan menangkap pelaku pengancaman yang tak lain adalah adek dari tersangkan bandar narkoba sendiri, sebut Kapolres. (At)
Polres Labuhanbatu dan Aliansi Ummat dan Ormas Islam (AL UOIS) Labuhanbatu  doa bersama  yang dilaksanakan di Masjid Bhayangkara Al Iman Polres Labuhanbatu, Jln. Thamrin No.1. Istimewa Fhoto. (Aturen Tarigan TOKCERNEWS/HO- dok: Polres Labuhanbatu). 
 
TokcerNews.com, Labuhanbatu- Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, SIK.
MH melaksanakan silaturahmi dengan Aliansi Ummat dan Ormas Islam (AL UOIS) Labuhanbatu dan doa bersama yang dilaksanakan di Masjid Bhayangkara Al Iman Polres Labuhanbatu, Jln. Thamrin No.1 Kelurahan Rantauprapat, Kecamatan  Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Jumat (16/10/2020) pukul 14.00 WIB.
 
Menurut Kapolres Labuhanbatu doa bersama ini dilaksanakan dengan harapan pilkada serentak tahun 2020 yang aman, damai dan sehat di wilayah hukum Polres Labuhanbatu.
 
AKBP Deni Kurniawan menyampaikan ucapkan terimakasih kepada ormas islam Labuhanbatu dalam rangka silaturahmi ini sebenarnya sudah lama di rencanakan melalui kasat intel, namun baru ini terlaksana karena kesibukan dengan tugas yang lain, jelas Kapolres.
 
Kapolres berharap agar seluruh masyarakat khususnya ormas islam untuk dapat membantu kepolisian dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, saat ini ada beberapa daerah di Indonesia sedang menjalani proses Pilkada, untuk itu mari sama-sama kita mewujudkan Pilkada yg aman, damai dan sehat, sebutnya.
 
Ketua MUI Kabupaten Labuhanbatu KH. Darwis Husin, Lc pada sambutannya  berharap agar semua masyarakat Labuhanbatu dapat bersinergi dengan pihak kepolisian agar tercipta rasa aman, damai dan sehat dalam Pilkada tahun 2020.
 
Pilkada yang mau kita hadapi ini jangan membuat perpecahan bagi kita masyarakat Labuhanbatu, pilihan boleh berbeda, tetapi jangan sampai menimbulkan perpecahan.
 
Semua calon Bupati Labuhanbatu merupakan tokoh-tokoh yang baik dan mantan pejabat, mudah-mudahan pilkada di Labuhanbatu berjalan dengan aman, damai dan sehat sehingga pak Kapolres bisa tidur dengan nyenyak, jelas KH. Darwis Husin, Lc .
 
Silaturahmi Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, SIK.MH dengan Aliansi Umat dan Ormas Islam (AL UOIS) Labuhanbatu ini di akhiri dengan doa dan zikir bersama untuk mewujudkan Pilkada aman, damai, dan sehat tahun 2020.
 
Dalam kegiatan ini di hadiri oleh Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan,SIK MH, Kabag Ops, KOMPOL Marluddin, S.Ag. Kabag Sumda, KOMPOL Hendri Matondang, SH, Kasat Reskrim, AKP Parikhesit, SH, SIK MH, Kasat Intelkam, AKP HAlairun Edi Sidauruk, SH.MH, Kasipropam, IPTU K. Siagian, SH. Kanit III Sat Intelkam, IPDA Armen Faizal, pengurus masing - masing organisasi Islam dari organisasi AL UOIS, MUI, FPI, DMI, GPA, KUPAZ, JPRMI, HIMMAH, FODIUM, KURMA, Darus Sofa, Sobat, DA'IH, REMPELA, KOPI, Ibnu Sabil, Ikatan Sarjana Al Washliyah dan  GARBI.(At).
Petugas Polsek Bilah Hulu membawa jenazah Budi Syahdam ke RSUD Rantauprapat untuk di visum guna memastikan penyebab kematian. (Fhoto: Aturen Tarigan/Polsek Bilah Hulu). 
 
TokcerNews.com, Labuhanbatu  - Seorang pria bernama Budi Syahdam (41) warga Desa Bingkat Penggajahan Deliserdang, ditemukan sudah tidak bernyawa di teras Mini Market SPBU Pematang Seleng, Desa Pematang Seleng, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, pada Jumat (09/10/2020) sekira pukul 05.00 WIB.
 
Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan,SIK.MH melalui Kapolsek Bilah Hulu AKP ST Panggabean SH, menyampaikan "berdasarkan informasi dari saksi mengira korban sedang tidur, namun setelah saksi selesai sholat, saksi kembali melihat korban dan ternyata korban sudah tidak bernyawa.
 
"Atas hal tersebut saksipun langsung melapor kepada pihak Kepolisian Sektor Bilah Hulu," ungkap Kapolsek.
 
Lanjut Kapolsek, begitu pihaknya mendapat informasi tentang adanya penemuan mayat, sayapun langsung memerintahkan anggota untuk mendatangi lokasi tempat kejadian, dan setibanya TKP anggota menemukan air seni korban yang keluar dari celana korban," jelas AKP ST Panggabean.
 
Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pihaknya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, pihaknya juga sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi termasuk saksi pertama yang melihat Juprianto yang bertugas sebagai mandor SPBU Pematang Seleng.
 
Adapun yang ditemukan di TKP yaitu Tas milik korban, Dompet, Photo Copy KTP, Hp Nokia warna putih, dan setelah dilakukan pemeriksaan tidak ada tanda-tanda kekerasan, sebut Kapolsek. 
 
Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Rantauprapat untuk visum guna memastikan penyebab kematian,  Keluarga korbanpun telah dihubungi dan sedang dalam perjalanan," tegas Kapolsek Bilah Hulu. (At).
Puluhan tersangka kasus dugaan Narkoba  dijejer dengan posisi jongkok di Mapolres Labuhanbatu, Selasa (29/9/2020).Istimewa Fhoto: Aturen Tarigan. 
 
TokcerNews.com, Labusel - Polres  Labuhanbatu yang dipimpin AKBP Deni Kurniawan, SIK.MH melakukan Konferensi Pers pemusnahan barang bukti Narkotika dari Pengukapan kasus tindak pidana Narkoba mulai dari tanggal 28 Agustus 2020 hingga 28 September 2020 di Polsekta Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, (Labusel) Sumatera Utara, Selasa (29/9/2020).
 
Pada Konferensi Pers tersebut, Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan memaparkan bahwa barang bukti yang dimusnakan sebanyak 393,50 Gram Sabu yang merupakan Narkotika Golongan I bukan tanaman merupakan hasil sitaan dari 6 tersangka dengan laporan Polisi sebanyak 4 kasus ditangkap dalam waktu dan TKP yang berbeda berdasarkan Laporan Polisi
 
LP/1245/VIII/RES.4.2/2020 Tersangka Hambali Als Bal (18) dan Kabul Borkat Hsb alias  Kabul (28), LP/ 1253/
VIII/RES.4.2/2020.Tersangka Jumaten Als Incek (45), LP/1290/VIII/RES 4.2/2020. 
Tersangka Aidhil Adam (41) dan Badia Raja Faisal Nst (40), LP/1305/IX/RES.4.2/2020 Tersangka Jafar Sidik Als Jafar (26), sebut Kapolres.
 
Kapolres juga menyebutkan bahwa Polres Labuhanbatu dan Polsek jajaran berhasil mengungkapkan kasus Tindak Pidana Narkotika selama sebulan terhitung dari 28 Agustus 2020 sampai dengan 28 September 2020 yaitu sebanyak 46 kasus dengan jumlah tersangka 60 orang yaitu 58 Orang Laki Laki dan 2 Orang Perempuan dengan barang bukti Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis Sabu seberat 363,48 dan 1 (satu) butir Pil Exstasy seberat 0,18 Gram dan Ganja 3,01 Gram.
 
Jika dipetakan dari wilayah tentang pengungkapan selama sebulan yaitu: Labuhanbatu Induk, sebanyak 17 Kasus dan 21 Orang Tersangka, Labuhanbatu Utara, sebanyak 13 Kasus dan 17 Orang Tersangka dan Labuhanbatu Selatan, sebanyak 16 Kasus dan 22 Orang Tersangka. 
 
"Adalah yang dihadirkan saat konferensi pers ini merupakan pengungkapan di wilayah Labuhanbatu Selatan, sebanyak 22 Orang, 6 Orang diantaranya adalah pemilik barang bukti yang dimusnahkan," jelas AKBP Deni Kurniawan.
 
Kapolres juga menambahkan, adapun pengungkapan ini oleh Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, 25 Kasus, Polsekta kota Pinang, Aek Natas masing – masing 4 kasus, Polsek Sei Kanan, Kualuh Hulu dan Panai Hilir, sebanyalk 2 Kasus, Polsek Kampung Rakyat, Torgamba dan Na IX-X sebanyak 1 Kasus.
 
"Dari 60 orang tersangka sebanyak 37 orang berstatus sebagai pengedar, melanggar pasal 114 Subs 112 UU.35 Tahun 2019 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, sebanyak 23 orang tersangka berstatus sebagai pemakai melanggar 112 Subs 127 UU No. 35 tahun 2006 tentang Narkotika dengan ancaman Hukuman Maksimal 12 Tahun Penjara," tegas Kapolres.
 
Dalam Kesempatan ini AKBP Deni Kurniawan, SII. MH menyampaikan bahwa pelaksanaan konferensi pers di Polsek Kota Pinang adalah merupakan permintaan dari Gerakan Masyarakat Labuhanbatu selatan perangi narkoba (GMLSPN) dan dalam kesempatan ini saya menghimbau dan mengajak peran serta masyarakat dan pemerintah setempat untuk bekerja sama delam pemberantasan Narkoba karena Narkoba adalah musuh bangsa kita dan saat ini Indonesia darurat Narkoba Kita perangi Narkoba secara bersama - sama, harapan AKBP Deni.
 
Acara konferensi Pers dan pemusnahan barang bukti ini dihadiri oleh, Ketua DPRD Labusel diwakili oleh, H Jainal Harahap, Kajari Labuhanbatu diwakili oleh, Daniel Tulus M.S. SH, Kajari Labusel diwakili oleh, Hendrik Tambunan, SH.MH, Ketua PN Rantau Prapat diwakili oleh, Riki SH, Kepala BNN Kabupaten Labura, AKBP Khairullah, SH MH, Kalabfor Polri Polda Sumut diwakili oleh, IPTU Fani Miranda, ST, Danramil Kota pinang, Mayor Inf Tamrin Hasibuan, Kapolsekta Kota Pinang, Kompol Semion Sembiring, Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu, SH.MH, Ketua MUI, Kab. Labusel, H. Maratin Harahap, Ketua GM. LSPN, Kab. Labusel, Jappar Sidik, Personil Sat Narkoba Polres Labuhanbatu dan Polsek Kota Pinang.*(At).
Bripka Ranjinsyah Siregar Anggota Polsek Kualuh Hulu Yang Ditembak DPO Curat Masih Kritis Di RS Bhayangkara Medan. Fhoto Aturen Tarigan/ dok: Hms Polres Labuhan Batu.
 
TokcerNews.com, Labuhanbatu – Hingga saat ini kondisi anggota Polsek Kualuh Hulu, Bripka Ranjinsyah Siregar dalam keadaan kritis dan tengah mendapat perawatan di RS Bhayangkara Medan.
 
“Korban saat ini masih kritis dengan kondisi usus yang sudah membusuk akibat tembakan yang dilakukan seorang residivis dan juga DPO Curas berinisial ARM saat melakukan pungli sopir truk. 
 
Tim medis juga tengah melakukan pengangkatan terhadap proyektil yang bersarang di dalam perut korban,” jelas Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, Senin (28/9/2020) di Mapolres Labuhanbatu.
 
Selain itu, lanjut Kapolres, kondisi korban masih sangat lemah dan dalam waktu dekat akan melanjutkan operasi kedua, karena bagian ususnya membusuk.
 
Kapolres menerangkan, penembakan yang terjadi terhadap korban berawal dari melaksanakan tugas bersama Aiptu M Fujiansyah Harahap, bersama Aipda Thomas Sinaga di Jalinsum Membang Muda, Desa Perkebunan Membang Muda, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura pada Rabu (23/9/2020) sekira pukul 23.00 WIB dan berhasil mengamankan 2 pelaku pungli berinisial ARM dan Awik.
 
“Ternyata kedua pelaku diduga merupakan DPO curas yang terjadi pada Januari 2019 di Jalinsum Gunting Saga. Namun pada saat diamankan, pelaku ARM melakukan perlawanan terhadap Aipda Thomas Sinaga, dan pelaku berhasil mengambil senjata api milik Aipda Thomas. Saat itu juga terjadilah pergumulan antara pelaku dengan personel,” jelasnya.
 
Melihat hal tersebut, lanjut Kapolres, Bripka Rajinsyah Siregar langsung membantu rekannya. Akan tetapi pelaku berhasil menembakkan senjata api tersebut ke arah Bripka Rajinsyah Siregar dan mengenai perut korban.
 
“Selanjutnya para pelaku langsung melarikan diri sambil membawa kabur senjata api milik Aipda Thomas Sinaga,” sebut Kapolres.
 
Mengetahui hal ini, Polres Labuhanbatu membentuk tim dan pada Jumat (25/9/2020) sekira pukul 11.00. Di mana, tim gabungan Sat Reskrim Polres Labuhanbatu dan Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu berhasil melacak pelarian tersangka ARM yang bersembunyi di wilayah hukum Polres Tapanuli Utara tepatnya di Kecamatan Pangaribuan.
 
“Setelah diamankan dan saat melakukan pengembangan mencari rekan pelaku Awik, pelaku bergumul dengan anggota di lapangan, termasuk hendak merampas senpi milik anggota. 
 
Diberikan peringatan 2 kali, namun tidak diindahkan, akhirnya petugas memberikan tindakan terukur, hingga pelaku dan anggota masuk ke dalam parit bekoan,” terangnya.
 
Dalma kondisi lemas, pelaku dibawa ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong, jelas AKBP Deni Kurniawan.*(At).
 
 
Page 1 of 5

Media Siber Tokcernews.com, adalah media siber yang hadir untuk menyajikan informasi fakta, terhangat, terkini, dan terpopuler demi melayani kebutuhan masyarakat pembaca dalam peran sertanya membangun bangsa.

Tautan Informasi

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree