TokcerNews.com, Padang - Untuk
memutus mata rantai virus Corona, UPT TAB (Terminal Angkutan Barang) Koto Lalang Padang bersama Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Padang, berikan sosialisasi kepada Sopir Truk yang  datang dari luar kota, agar bisa mentaati peraturan pemerintah dimasa pandemi ini, tetap menggunakan masker saat berpergian mengingat masih suasana virus Corona yang sangat berbahaya pada Masyarakat, Senin (30/11).
 
Kepala UPT TAB Koto Lalang, Marjohan mengatakan bahwa virus Corona memang ada dan jangan diangap sepele apalagi sopir truk yang datang dari luar kota, kita himbau kepada semua sopir untuk tetap menerapkan protokoler kesehatan Covid-19, dengan memakai acara Tiga M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan setiap habis berpergian.
 
"Sosialisai kita adakan agar sopir tidak lalai dalam kondisi pandemi. Kita harus putuskan mata rantai Covid-19 agar tidak tersebar kemana-mana, "ungkap nya.
 
Sementara itu, Kasat lantas kota Padang, AKP Syukur Hendra melalui Kaunit Iptu Ali Absar menyampaikan keseluruh sopir truk dalam sosialisasi yang diadakan di Terminal Angkutan Barang Koto Lalang sangat penting menjaga kesehatan, kebersihan serta menjaga pola makan dimasa pandemi Covid 19, karena virus Corona ini memang ada. 
 
"Pelaksanaan sosialisasi menghimbau sopir untuk tetap menggunakan masker agar sopir-sopir lebih waspada terhadap virus yang mematikan itu, kita juga meminta kepada semua pihak mendukung program tersebut, ini dilakukan demi kepentingan bersama untuk memutus penyebaran Virus Covid- 19,"ungkap Ali Absar.
 
Iptu Ali Absar beserta kepala TAB Marjohan Koto Lalang menambahkan berhubung saat ini wabah Virus Corona masih berlangsung, maka dihimbau kepada seluruh sopir yang datang dari luar daerah, agar pada saat berpergian tetap memperhatikan protokol kesehatan yaitu menggunakan masker, selalu cuci tangan dan jaga jarak aman untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid -19. Juga mematuhi rambu-rambu lalu lintas terutama tidak boleh melintasi jalan Bypas atau keluar masuk kota Padang dari jam 6.00 sampai jam 8.00 pagi.
 
Setelah mengadakan sosialisasi dilanjutkan membagikan masker kesetiap sopir, serta memasang siteker buat truk bertulisan ayo pakai masker.
 
Dengan adanya imbauan ini bertujuan untuk kesehatan dan keselamatan kita bersama. Sehingga kita bisa terhindar dan memutus mata rantai mewabah nya  Covid-19 atau Virus Corona. Ungkap  Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Padang.(Yuli).
TokcerNews.com, Bantaeng - Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) XI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020 resmi dibuka. Asisten I Bidang Pemerintahan, H. Hartawan Zainuddin, mewakili Bupati Bantaeng, hadir pada pembukaan yang dilaksanakan secara virtual di Aula Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Bantaeng, Sabtu (28/11). 
 
Kabupaten Wajo menjadi tuan rumah penyelenggaraan FASI ke-XI yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Selatan, H.M. Nurdin Abdullah. 
 
Disebutkan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yakni sebagai evaluasi capaian pembinaan BKPRMI, untuk mengukur sejauh mana tingkat kesuksesan kita membina anak-anak kita. "Selain itu juga untuk menjadi motivasi terhadap para santri kita, yang memang perlu didorong untuk semakin berkreasi", demikian dituturkan oleh Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, H. Hasid Hasan Palogai.
 
Bupati Wajo, H. Amran Mahmud mengatakan bahwa menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menyiapkan para generasi muda menjadi pribadi yang berakhlakul karimah. "Menjadi komitmen bersama bagi kita semua untuk memberi ruang kepada anak-anak kita agar dapat terus berkreasi", ujarnya. 
 
Sementara itu, Gubernur Sulsel, H.M. Nurdin Abdullah dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah senantiasa berupaya mendorong generasi muda memiliki pribadi yang tidak hanya cerdas tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan mulia. "Kegiatan ini tentunya akan terus kami support guna melahirkan generasi-generasi Qur'ani", kata Gubernur Sulsel.
 
 
FASI ke-XI akan berlangsung selama empat hari dimulai sejak 28 November sampai dengan 1 Desember 2020. Untuk Kabupaten Bantaeng sendiri, terhitung ada 33 peserta yang mengikuti Festival Anak Shaleh ini. 
 
Kegiatan FASI juga dirangkaikan dengan acara Launching Aksi Perubahan IJTIHAD (Inisiasi Jaringan Asistensi Dana Hibah Daerah) Bidang Keagamaan yang diinisiasi oleh Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kab. Bantaeng, Syamsul Alam yang saat ini sedang mengikuti Diklat Kepemimpinan Tingkat III secara virtual. 
 
Disebutkan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setda, H. Hartawan Zainuddin, bahwa aksi perubahan tersebut sangat luar biasa, "Pemerintah Daerah akan senantiasa memberi dukungan, semoga IJTIHAD ini dapat menjadi implementasi dalam pelaksanaan pemberian hibah di masa yang akan datang", tuturnya. 
 
Turut hadir pada kesempatan itu antara lain Asisten III Bidang Administrasi Setda, Asruddin, Ketua KPU Bantaeng, Hamzar, para Kepala OPD, serta para Camat lingku Pemkab Bantaeng.

Ranperda TA APBD 2021 Bantaeng Disetujui

Bupati Bantaen, H. Ilham Azikin. (kiri) dan Ketua DPRD, Hamsyah Ahmad (kanan). Foto: Istimewa.
 
TokcerNews.com, Bantaeng - Dalam rangka mengoptimalkan kinerja pemerintahan untuk pelayanan publik, guna memberikan efektifitas penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan menuju masyarakat Bantaeng yang lebih baik dan lebih sejahtera, DPRD Kab. Bantaeng baru saja menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD atas rancangan APBD Kabupaten Bantaeng Tahun Anggaran 2021, yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Hamsyah Ahmad, di Gedung DPRD Bantaeng, Jum'at (27/11) Sore. 
 
Kelima fraksi DPRD menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda APBD Kab. Bantaeng tahun anggaran 2021 menjadi Perda, dengan beberapa catatan dan rekomendasi.
 
Diawali oleh fraksi Partai Persatuan Pembangunan, melalui juru bicaranya meminta agar Pemerintah Daerah membentuk tim pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 ini. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera meminta kepada Pemda agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memaksimalkan DAK untuk pembangunan infrastruktur pendidikan, seperti alokasi alat pendidikan komputer. Selain itu juga terkait bantuan DAK di Dinas Pertanian, agar bantuan alsintan lebih diprioritaskan kepada kelompok yang belum pernah mendapatkan bantuan dana sekali. 
 
Selanjutnya, fraksi Partai Kebangkitan Bangsa meminta kepada seluruh OPD agar berkomitmen pada target sasaran yang telah disepakati sesuai tupoksi masing-masing. Fraksi Partai Amanat Nasional merekomendasikan prioritas gedung kantor Dinas Catata Sipil dan Kependudukan agar dilakukan rehabilitasi dan perbaikan bangunan gedung karena merupakan kantor pelayanan. Begitu juga dengan gedung kantor Inspektorat, yang dianggap sudah pantas dilakukan renovasi.
 
Terakhir, fraksi Karya Nurani Demokrasi Indonesia meminta Pemda agar segera melakukan pengisian jabatan strategis yang kosong pada Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan serta OPD lainnya. 
 
Sementara itu, Bupati Bantaen, H. Ilham Azikin yang hadir langsung pada Rapat Paripurna tersebut, dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan perwujudan kolaborasi, niat dan ketulusan kita semua untuk selalu melakukan yang terbaik, demi pembangunan daerah, maka pencapaian Visi dan Misi pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Kab. Bantaeng 2018-2023 akan dapat dicapai secara terukur.
 
"Saya tentunya berharap agar apa yang trlah direncanakan pada tahun 2021 akan menjadi titik tolak kita semua untuk bekerja lebih maksimal untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat", ujar Bupati. 
 
Pada Rapat Paripurna, telah dilakukan penandatanganan persetujuan Ranperda APBD Kab. Bantaeng menjadi Perda. Turut hadir pada kesempatan itu, para unsur Forkopimda atau yang mewakili, Wakil Ketua DPRD, para anggota DPRD, para Kepala OPD, serta para pejabat eselon III dan IV yang hadir secara virtual melalui zoom meeting.
Bupati Bantaeng, DR. H. Ilham Azikin (kiri dan  sebelahnya kanan)
Anggota Komisi IX DPR RI, Hj. Aliyah Mustika Ilham saat penyerahan bantuan secara simbolis kepada tenaga medis. Foto: Istimewa. 
 
TokcerNews.com, Bantaeng - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi IX, Hj. Aliyah Mustika Ilham kembali memperlihatkan komitmen keberpihakannya kepada masyarakat Bantaeng dengan memberi bantuan pengadaan Bahan Pangan Tambahan (BPT) bagi tenaga kesehatan dan non tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19 serta bantuan akses jalan sepanjang 100 m. 
 
Penyerahan bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di Desa Campaga, Kecamatan Tompobulu, Jumat 27 November 2020 siang. 
 
Bupati Bantaeng, DR. H. Ilham Azikin dalam kesempatan itu menghaturkan terima kasih, hormat dan penghargaan setinggi tingginya. "Ini adalah sesuatu yang akan memberi manfaat tidak hanya mempermudah akses masyarakat tapi juga diharapkan bahwa kegiatan ini akan mendukung aktivitas pertanian perekonomian masyarakat yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat", ujar Bupati. 
 
Sementara itu, Hj. Aliyah Mustika dalam arahannya mengatakan bahwa jumlah bantuan bahan pangan tambahan yang diserahkan sebanyak 766 paket, "Berhubung Bantaeng akan memasuki usia ke-766 tahun pada 7 Desember mendatang, kami memberi hadiah sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat Bantaeng. Semoga dengan bantuan ini, masyarakat Bantaeng tetap sehat selalu", katanya.
 
Yang paling beresiko dalam penularan Covid-19 adalah para nakes dan non nakes. Pemerintah memberi bantuan pangan tambahan, dengan sasaran nakes dan non nakes yang bukan ASN, termasuk relawan yang berada di unit pelayanan kesehatan, rumah sakit rujukan Covid-19, serta masyarakat yang ikut berperan aktif dalam mencegah penyebaran Covid-19. 
 
Bantuan terdiri dari enam jenis isi, antara lain kacang hijau, kacang tanah, tepung terigu, cornet beef, sarden dan minyak goreng. Untuk Sulawesi Selatan, ada sekitar 62.204 sasaran yang menerima bantuan pangan tambahan, dan khusus di Kab. Bantaeng mendapat 766 bantuan. 
 
Turut hadir pada kegiatan tersebut antara lain Direktorat Gizi Masyarakat Kemenkes RI, Kadis Tenaga Kerja dan Perindustrian, Camat Tompobulu, Kapolsek Tompobulu, serta para nakes dan non nakes yang mendapatkan bantuan.
TokcerNews.com, Makassar - Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Nurdin Abdullah melantik dan melakukan pengambilan sumpah Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel Periode 2020-2023.
 
Mereka yang dilantik diantaranya, Mattewakkang, Riswansyah Muchsin, A Muh Ilham, Irwan Ade Saputra, Abdi Rahmat, Sitti Hamidan dan Hasrul Hasan. Hadir dalam pelantikan ini pimpinan DPRD Sulsel dan Sekretaris Daerah Sulsel serta anggota KPID Sulsel 2017-2020 juga pimpinan media.
 
Dalam arahannya, dengan bangga atas nama pemerintah mengucapkan selamat atas mereka yang dilantik dan ungkapan terima kasih kepada pengurus sebelumnya atas pengabdiannya.
 
Nurdin menyebutkan di era globalisasi, kebutuhan pokok masyarakat bukan hanya sandang, pangan dan papan. Namun, informasi juga menjadi kebutuhan pokok. Informasi ini disiarkan melalui lembaga penyiaran.
 
"Hadirnya KPID penting dalam rangka melakuka dan pembinaan pada seluruh lembaga penyiaran. Dan kami yakin KPID lembaga yang memiliki tempat yang strategis," kata Nurdin Abdullah.
 
Siaran yang media dapat mempengaruhi bahkan menginspirasi dan meningkatkan kualitas dalam berbagai aspek kehidupan.
 
"KPID telah melakukan dan membantu pemerintah menciptakan siaran berkualiats," sebutnya.
 
Sementara itu dalam kondisi pandemi covid-19 saat ini. Salah satu program Pemerintah Sulsel adalah Trisula, mendorong edukasi dan penyuluhan bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan dan mengikuti protokol secara ketat.
 
KPID memiliki kekuatan meminta seluruh lembaga penyiaran membantu pemerintah dalam penanganan covid-19. Menciptakan masyarakat yang sadar akan protokol kesehatan.
 
Untuk itu harapan besar KPID menjadi mitra strategis pemerintah untuk memutu mata rantai covid-19.
 
"Saya titip pada teman-teman KPID kita bersama-sama dengan lembaga penyiatan lain untuk lebih mengungkit daya ungkit kita dalam penerapan protokol kesehatan," pungkasnya.
.
Bupati Bantaeng DR. H. Ilham Azikin (kiri). Foto: Istimewa.
 
TokcerNews.com, Bantaeng - Pemimpin dengan sosok bersahaja, murah senyum dan mudah akrab dengan semua kalangan. Beliau adalah H. Ilham Azikin, Bupati Kabupaten Bantaeng yang juga akrab disapa Kak Ciwang, menyempatkan diri menjadi narasumber pada program Upi Show, guna memberi inspirasi kepada masyarakat, yang mana dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati Bantaeng, Jumat 27 November 2020.
 
Pada kesempatan itu, Bupati Bantaeng mengupas segala hal baik terkait karirnya di pemerintahan maupun sekilas tentang kehidupan pribadinya. Ketika ditanya tentang mimpinya, dikatakannya bahwa dirinya ingin bermanfaat bagi orang lain.
 
 
"Menjadi suatu kehormatan dapat memimpin sebuah daerah yang baik. Bantaeng tidak harus menjadi milik orang Bantaeng saja, tetapi siapapun yang ada di Bantaeng dapat merasa nyaman untuk selalu hadir di Bantaeng", ujar Bupati. 
 
Upi Show merupakan program yang bertujuan menampilkan sisi humanis yang dikemas dalam durasi 30 menit, dengan dua segmen. Program ini sendiri dirancang dan diinisiasi oleh jurnalis Upi Asmaradhana, Founder dan CEO Kabar Grup Indonesia, yang sekaligus sebagai host.
Page 1 of 15

Media Siber Tokcernews.com, adalah media siber yang hadir untuk menyajikan informasi fakta, terhangat, terkini, dan terpopuler demi melayani kebutuhan masyarakat pembaca dalam peran sertanya membangun bangsa.

Tautan Informasi

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree