Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin Lantik Sekda Bantaeng, Abdul Wahab di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Rabu, 30 September 2020. Fhoto: Istimewa.
 
TokcerNews.com, Bantaeng - Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin melantik kembali Abdul Wahab sebagai Sekda Bantaeng. Sesuai PP No.11 Tahun 2017 tentang Manajemen ASN, disebutkan bahwa Jabatan Tinggi Pratama diduduki paling lama lima tahun dan dapat diperpanjang setelah dilakukan evaluasi kinerja. 
 
Pelantikan itu dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Rabu, 30 September 2020. Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bantaeng Nomor 821.2/456/IX/2020 tentang pemberhentian dan pengangkatan kembali jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Bantaeng.
 
Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengatakan, pelantikan Sekretaris Daerah pada hari ini dilakukan setelah melihat dan menerima hasil evaluasi kinerja sari Tim Penilai Kinerja. Perpanjangan masa jabatan Sekda berlaku selama satu tahun. 
 
"Perlu diingatkan bahwa jabatan bukanlah suatu hak melainkan kepercayaan pimpinan yang diberikan kepada ASN yang dianggap mempunyai kompetensi," ujar Bupati. 
 
Oleh karena itu, lanjut Bupati bahwa diharapkan para pejabat, khususnya para pejabat tinggi pratama (eselon II) dapat memperlihatkan kinerja yang baik sesuai perjanjian kinerja yang telah disepakati. 
 
Dia juga menambahkan bahwa akan dilakukan evaluasi secara berkala terhadap kinerja pejabat tinggi pratama. Maka dari itu dihimbau kepada seluruh jajaran ASN di Kabupaten Bantaeng untuk dapat bekerja secara kreatif dan inovatif guna memecahkan permasalahan di tingkat masyarakat. 
 
"Sinergitas antar stakeholder sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya yang kita miliki," jelas dia.
 
Turut hadir pada kesempatan itu, antara lain Ketua DPRD Bantaeng, Hamsyah, Kapolres Bantaeng, Wawan Sumantri, Dandim 1410 Bantaeng 
"Kegiatan ini adalah sebuah kehormatan bagi Pemkab Bantaeng atas ditunjuknya sebagai lokasi pelaksanaan Sidang TKPSDA" 
 
TokcerNews.com, Bantaeng- Banjir bandang yang melanda Kabupaten Bantaeng, Juni lalu membuat Pemkab Bantaeng bersama Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) melakukan sejumlah langkah pencegahan. Upaya ini dibahas dalam sidang dengan pembahasan isu strategis terkait banjir bandang Bantaeng. 
 
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ), Adenan Rasyid mengatakan bahwa salah satu yang menjadi bahasan materi yakni pembahasan isu strategis terkait banjir bandang Bantaeng. Dia mengatakan, banjir bandang itu terjadi akibat intensitas curah hujan yang tinggi di daerah hulu, sehingga mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir.
 
"Melalui kegiatan ini diharapkan ada sumbangsih pemikiran dari seluruh pihak untuk mencari solusi jangka pendek, menengah dan jangka panjang, guna mengatasi masalah banjir," katanya.
 
Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari Senin-Rabu, 28-30 September, di Hotel Kirei Bantaeng. Turut hadir pada kesempatan itu antara lain Kepala Dinas PUTR Prov. Sulsel selaku Ketua Harian TKPSDA WS. Jeneberang, Kepala Selretariat TKPSDA WS. Jeneberang, serta para anggota TKPSDA WS. Jeneberang periode 2019-2024.
 
Dia menaamnahkan, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menyelaraskan kesepahaman antar sektor, antar wilayah dalam pengelolaan sumber daya air wilayah sungai. Selain itu juga guna memberi saran kepada Pemerintah Pusat terkait pengelolaan sumber daya air sesuai hasil koordinasi, serta memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program dan rencana kegiatan pengolahan sumber daya air pada wilayah sungai. 
 
Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengatakan, kegiatan ini adalah sebuah kehormatan bagi Pemkab Bantaeng atas ditunjuknya sebagai lokasi pelaksanaan Sidang TKPSDA. 
 
"Saya harap melalui sidang ini, akan ada sumbangsih pemikiran bagi kami dan SKPD di Bantaeng dalam merumuskan, merencanakan dan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan apa yang kita laksanakan pada siang hari ini," kata dia.
DR Ilham Azikin memimpin peletakan batu pertama pembangunan masjid yang diberi nama Warosatul Ambiya', di Kampung Candiko, Desa Parangloe. Fhoto: Istimewa. 
 
TokcerNews.com, Bantaeng - Warga di Kampung Candiko, Desa Parangloe, Kecamatan Eremerasa tidak perlu lagi kesulitan untuk salat berjamaah. Di kampung ini, sebuah masjid mulai di bangun untuk mempermudah masyarakat untuk salat berjemaah. 
 
Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin memimpin peletakan batu pertama pembangunan masjid yang diberi nama Warosatul Ambiya', di Kampung Candiko, Desa Parangloe, ini. 
 
Peletakan batu pertama disaksikan oleh Camat Eremerasa, H. Suyadi M, Kepala Bagian Kesra, Syamsul Alam, Danramil Eremerasa, Indar Jaya, serta Kepala Desa Parangloe, Nuraeni.
 
Hanafi, selaku Ketua Panitia Pembangunan Majid Warosatul Ambiya', melaporkan bahwa dasar daripada pembangunan masjid dengan luas bangunan 10 x 10 m ini karena masyarakat di Desa Parangloe, khususnya di Kampung Candiko ini ingin memaksimalkan pelaksanaan sholat berjamaah. 
 
Sayangnya, selama ini, jarak menuju masjid yang ada terbilang cukup jauh dan menanjak. Sehingga masyarakat yang sudah berusia lanjut mengalami kesulitan untuk melaksanakan ibadah di masjid. 
 
"Pembangunan masjid ini adalah inisiatif masyarakat setempat dengan sumber sana dari swadaya masyarakat Kampung Candiko," katanya.
 
Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengatakan bahwa menjadi suatu kehormatan menghadiri kegiatan yang akan memberi manfaat besar bagi masyarakat Desa Parangloe. Dia mengaku, pemerintah menjadi bagian untuk bertanggung jawab bersama menghadirkan sebuah sarana ibadah yang tentunya sangat bermanfaat.
 
"Ini menjadi ladang bagi kita untuk menanam amal jariyah. Sarana ibadah tentu menjadi kebutuhan dasar masyarakat, yang keberadaannya nanti tidak untuk pelaksanaan ibadah, tetapi juga untuk kegiatan-kegiatan sosial keagamaan. Membangun masjid itu hal yang mudah, yang susah itu memakmurkannya, jadi mari kita bersama makmurkan masjid ini", ujar Bupati. 
 
Untuk tahap awal, Bupati atas nama pribadi juga memberi bantuan untuk pembangunan masjid Warosatul Ambiya' ini. Tak lupa, dia juga mengingatkan masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan, karena Covid-19 bukan sesuatu hal yang dapat kita remehkan.
"Kunjungan ini adalah bagian dari silaturahmi dan sebagai bentuk sinergitas kami dengan BNPT" 
 
TokcerNews.com, Bantaeng - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Dr. Boy Rafly Amar melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bantaeng, Minggu, 27 September 2020. Kunjungan ini disambut oleh Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin di Rumah Jabatan Bupati Bantaeng. 
 
Kunjungan Kepala BNPT yang pada kesempatan itu didampingi Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa, dilakukan dalam rangka mempererat tali silaturrahmi. Kepala BNPT dan Bupati Bantaeng berbincang ringan dengan terkait sinergitas dalam bidang pencegahan dan penanggulangan terorisme yang berbasis kepada pembangunan kesejahteraan.
 
"Kunjungan ini adalah bagian dari silaturahmi dan sebagai bentuk sinergitas kami dengan BNPT," kata Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin. 
 
Rencananya, setelah kunjungan singkat di Kabupaten Bantaeng, Kepala BNPT beserta jajaran akan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Sinjai untuk bersilaturrahmi dengan Pimpinan Pondok Pesantren se-Sulawesi Selatan Tahun 2020 yang akan dilaksanakan pada hari Senin, 28 September 2020 di Masjid Islamic Center Sinjai. 
 
Turut hadir pada kesempatan tersebut antara lain Direktur Deradikalisasi BNPT, Prof. Irfan Idris, Kasubdit Bina Masyarakat Direktorat Deradikalisasi BNPT, Kolonel. (Sus) Solihuddin Nasution, Danyonif Mekanis 643/Wns, Kaso Bina Dalam Masyarakat, Letkol. (Cpl) Hendro Wicaksono, Kapolres Sinjai, AKBP Iwan Irmawan, Sekretaris Daerah Sinjai, Akbar Mukmin, Asisten III Bidang Administrasi Bantaeng, Asruddin, Kepala Dinas KominfoSP, Syahrul Bayan, Kepala Dinas Damkar, Abdullah, Kepala Kantor Kesbang Pol, Anwar Hamido.
"Sekarang petani berlomba-lomba mengikuti asuransi pertanian. Karena sudah gratis" 
 
TokcerNews.com, Bantaeng- Pasangan Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin dan Wakil Bupati Bantaeng, Drs H Sahabuddin genap memimpin selama dua tahun, Sabtu, 26 September 2020, hari ini. Ada banyak prestasi, masyarakat ikut terlibat dalam pembangunan ini. 
 
Hal itu terungkap dalam dialog santai Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin bersama sejumlah masyarakat di Lapangan Pantai Seruni, Bantaeng, Sabtu, 26 September 2020. Pertemuan yang diawali dengan senam sehat itu diisi dengan dialog bebas bersama Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin. 
 
Satu per satu masyarakat bisa menyampaikan secara langsung harapan dan kesannya kepada Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin. Beberapa orang di antarannya juga menyampaikan kritik dan saran terhadap pemerintahan. 
 
Salah satunya datang dari petani Desa Nipa-nipa, Kecamatan Pa'jukukang, Bahtiar Talli. Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan rasa terimakasih yang tak terhingga kepada Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin. 
 
Dia mengatakan, berkat kebijakan bupati, jumlah produksi pertanian di Kecamatan Pa'jukukang bertambah banyak. Menurutnya, petani di Pa'jukukang tidak lagi khawatir gagal panen berkat adanya program asuransi pertanian. Padahal, Pa'jukukang adalah salah satu daerah yang paling sering dilanda kekeringan.
 
"Sekarang petani di Pa'jukukang tidak takut lagi menanam. Karena mereka sudah diasuransikan. Hasilnya, produksi pertanian kita bertambah berkali-kali lipat," jelas dia.
 
Dia mengaku, asuransi pertanian ini memang sudah ada sejak 2016. Tetapi setelah pemerintah membayar subsidi premi, maka petani semakin antusias untuk ikut mengasuransikan pertanian mereka. 
 
"Sekarang petani berlomba-lomba mengikuti asuransi pertanian. Karena sudah gratis," jelas dia. 
 
Dia menambahkan, hal yang sama dengan peternak di Bantaeng. Dia menyebut, peternakan di Bantaeng juga bertambah pesat. Alasannya, peternak juga tak takut lagi mengalami kerugian. 
 
"Terimakasih banyak pak Bupati. Kami semua sudah terlindungi. Kami juga menyarankan agar ada juga asuransi peternakan untuk hewan kuda," jelas dia.
 
Dia mengakui, program yang telah dilaksanakan oleh Pemkab Bantaeng dalam dua tahun terakhir telah mengurangi kesenjangan sosial. Dia mengakui, Pa'jukukang yang dulunya merupakan daerah yang kering dengan tingkat kemiskinan yang besar kini berkurang berkat adanya asuransi pertanian dan peternakan. 
 
"Orang miskin di Pa'jukukang kian berkurang. Kini semakin banyak petani dan peternak di Pa'jukukang. Mereka berani, karena tidak takut gagal panen dan gagal beternak lagi," jelas dia. 
Suasana rapid test massal di Bantaeng  Kamis (24/9). Istimewa Fhoto.
 
TokcerNews.com, Bantaeng - Pemerintah Kabupaten Bantaeng kembali memperketat upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Bantaeng. Salah satunya dengan melakukan rapid test massal di wilayah perkantoran. 
 
Rapid test ini dilakukan sejak 21 September 2020. Sejauh ini, rapid test massal ini sudah menyentuh 479 warga Bantaeng. Sampel ini diambil di sebagian wilayah perkantoran di Bantaeng. 
 
Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin memantau langsung proses rapid test massal ini. Dia mengatakan, deteksi dini ini bisa menentukan upaya untuk menjaga proses pelayanan di perkantoran. 
 
"Diharapkan agar deteksi ini bisa menentukan langkah dan proses pelayanan bisa tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan," kata dia. 
 
Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri mengatakan, Polres Bantaeng senantiasa mendukung upaya pemerintah daerah baik melalui rapid test maupun swab. Dia mengatakan, sampel dari rapid test ini akan menjadi landasan tim gugus untuk melakukan treatment. 
 
"Ini penting dilakukan untuk mengetahui perkembangan yang terjangkit virus agar dapat segera dilakukan treatment, jelas ini harus massif dilakukan untuk membatasi perkembangan virus yang tidak terlihat," katanya. 
 
Rapid test massal di wilayah perkantoran, massif dilakukan sejak tanggal 21 September, dimana per hari ini sebanyak 479 orang telah melakukan test. 
 
Selain rapid test massal, pemerintah daerah juga intens melakukan sosialisasi 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, serta sedukasi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Rapid test kali ini juga dihadiri oleh Dandim 1410 Bantaeng, Tambohule Wulla.
Page 4 of 9

Media Siber Tokcernews.com, adalah media siber yang hadir untuk menyajikan informasi fakta, terhangat, terkini, dan terpopuler demi melayani kebutuhan masyarakat pembaca dalam peran sertanya membangun bangsa.

Tautan Informasi

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree