TokcerNews.com, Makassar - Setelah Pulau Lanjukang sebagai percontohan pulau wisata di Kota Makassar pembenahan mulai dilakukan. Terutama kebutuhan dasar masyarakat seperti bedah rumah, penyiapan air siap minum (Arsinum) dan juga perbaikan jalan.
 
Pemerintah berharap agar dengan pembenahan ini semakin banyak wisatawan datang ke Lanjukang yang dapat berdampak pada peningkatan warga sekitar.
 
Gubernur Sulawesi-Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah dan Pj Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin melakukan kunjungan ke pulau ini untuk melihat penyiapan yang ada. Sejak terakhir kali berkunjung pada 26 September lalu.
 
"Air minum tinggal mau dipasang, sudah ada bahannya masuk. Nanti kalau sudah selesai itu, kita usahakan lagi air bersih. Air ledeng semua kemana-mana," kata Nurdin Abdullah.
 
Kemudian akan dipasangi BTS telekomunikasi untuk memudahkan komunikasi warga menggunakan alat teknologi komunikasi. Termasuk pengiriman data, misalnya dengan aplikasi Whatsapp(WA).
 
"Supaya bisa WA-Waan dengan suami yang keluar (tangkap ikan)," 
 
Adapun sebanyak 15 rumah akan direnovasi. Empat rumah yang ada di bagian barat pulau dekat dengan bibir pantai akan dipindahkan.
 
 
"Ini rumah yang di luar, dikasih pindah, karena bahaya kalau di luar. Biar lebih aman. Pokoknya kalau ibu mau diatur, kita kasih cantik ini Lanjukang.
 
Salah seorang yang ditemui Nurdin mengatakan bahagia dengan upaya yang dilakukan pemerintah.
 
"Bahagia, karena Bapak bisa datang di sini, ada air mi air minum ta, rumah ta bisa diperbaiki. Itu ada yang baru dicat, rumah ku baru diperbaiki. Kami senang sekali, karena pemerintah mau perbaiki," sebutnya.
 
Diketahui, rencana pembangunan infrastruktur dan fasilitas di pulau ini di antaranya, tambatan perahu, pusat informasi, pelataran UKM portabel, ruang komunal, jalan 1,5 km keliling pulau, resort 20 buah, gazebo 50 buah, serta sport center.
 
Pembangunan kebun warga, lapangan, fasilitas air siap minum (arsinum), genset, ruang produksi warga, dua toilet, Sekolah Jantung Inspirasi, instalasi pengelolaan air bersih (IPA), lampu pedesterian (jalan) 100 titik juga telah direncanakan.
 
Di tahun 2020 ini Dinas PU Kota Makassar akan membangun dermaga, jalan lingkungan 1,5 km dengan lebar 3 meter, lampu jalan 25 dan gazebo.
TokcerNews.com, Makassar - Bidang Koordinasi Relawan Satuan Tugas Penanganan Covid -19 menggelar program pelatihan untuk 1000 Relawan Provinsi Sulawesi Selatan. 
 
Relawan yang mengikuti program pelatihan yang berlangsung pada tanggal 18 hingga 25 November 2020 ini terdiri dari perwakilan 47 kecamatan dan 16 organisasi kemasyarakatan peduli
bencana di Provinsi Sulawesi Selatan.
 
Program Pelatihan 1000 Relawan Penanganan Covid-19 ini dibuka dan dihadiri langsung oleh  Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, beserta dengan Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Lilik Kurniawan, Kapolda Provinsi Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam, Kepala Bidang Koordinasi Relawan Satuan Tugas Covid-19 Andre Rahadian, Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Sulawesi Selatan Nimal Halamang dan jajaran tinggi Provinsi Sulawesi Selatan lainnya.
 
 
“Terdapat empat materi yang diberikan dalam program pelatihan ini, yaitu materi adaptasi kebiasaan baru, materi semangat kerelawanan dan instrument relawan (inaRisk), materi komunikasi efektif di masa pandemik dan yang terakhir adalah materi tentang isu lokal, yaitu, Trisula dan Duta Wisata Covid-19”, jelas Andre.
 
“Kita semua sama-sama tahu bahwa belum diketahui kapan Covid-19 akan berakhir, setidaknya hingga obat dan vaksin ditemukan. Hal yang bisa kita lakukan sekarang adalah dengan beradaptasi dengan menerapkan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Terlihat sederhana, namun pada kenyataan di lapangan masih banyak ditemui kendala,” ujar Lilik.
 
Lilik dalam sambutannya menambahkan bahwa salah satu langkah terbaik untuk menangani pandemi ini adalah dengan menciptakan agen perubahan perilaku melalui para relawan. Hal ini dilakukan melalui materi yang diberikan dalam pelatihan relawan yang sedang berlangsung di Sulawesi Selatan saat ini.
 
Hal ini disetujui oleh Nurdin Abdullah dalam sambutannya, “Keterlibatan dan sinergi kita semua memiliki peranan yang signifikan dalam mengendalikan virus corona. Terutama para relawan, diharapkan mereka dapat membantu tenaga medis dengan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada warga. Contohnya, jika relawan mampu mendorong penggunaan masker hingga angka 90 persen, tentu perubahan yang sangat besar dari segi penurunan angka yang terpapar bisa kita capai.”Sebutnya.
 
“Diharapkan dengan semakin bertambahnya relawan, masyarakat dapat lebih memperhatikan protokol kesehatan. Dengan sinergi, covid bisa kita hadapi,” tutup Nurdin.
 
Adapun bentuk pelatihannya, pelatihan 15 Liaison Officer (LO) dan 30 fasilitator dilaksanakan 18-19 November. Fasilitator yang ada adalah perwakilan dari gabungan 11 instansi yang terdiri dari Pemerintah Provinsi dan Organisasi Kemasyarakatan Mitra Kebencanaan. Sedangkan pelatihan 1000 Relawan dilakukan pada 20-25 November 2020.
 
Dalam jangka waktu lima hari pelatihan, setiap harinya akan dilakukan dua sesi pelatihan, yakni pagi dan sore yang dibagi dalam empat kelas dengan jumlah peserta 25 orang dalam tiap kelasnya. 
 
Total peserta program pelatihan relawan berjumlah 1000 orang dengan 200 relawan yang mengikuti pelatihan tiap harinya. Peserta pelatihan adalah perwakilan relawan dari 47 kecamatan dari tiga kabupaten/kota dan 16 organisasi masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan.
TokcerNews.com, Makassar - Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah menargetkan, Masjid 99 Kubah di Center Point Of Indonesia (CPI) sudah bisa fungsional pada bulan Ramadan tahun 2021 mendatang. 
 
Menurut, Nurdin, pemanfaatan Masjid 99 Kubah ini tidak bisa ditunda lebih lama, apalagi Masjid 99 Kubah ini juga sangat dibutuhkan oleh pengunjung di kawasan CPI tersebut. 
 
"Bagaimana pun juga ini tidak boleh ditinggal terlalu lama, karena bagaimanapun juga ini sangat dibutuhkan bagi para pengunjung CPI, ini kan semakin ramai tentu dengan hadirnya Masjid 99 Kubah ini akan semakin melengkapi fasilitas yang ada ada di CPI ini," kata Nurdin di Lego-lego CPI, Kamis sore 19 November 2020. 
 
Gubernur menyebutkan, targat pengerjaan Masjid yang terletak di jantung kota Makassar in akan dimulai paling lambat pertengahan bulan Januari 2021 mendatang. 
 
"Tahun depan kita sudah mulai. Mungkin Januari kita akan mulai penyempurnaan yang penting fungsionalnya dulu dan sudah bisa dipakai," jelas Gubernur dengan segudang prestasi itu. 
 
Gubernur menyebutkan, berdasarkan hitungan dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel, anggaran yang dibutuhkan untuk pekerjaan Masjid 99 Kubah ini sebesar Rp 22 miliar. 
 
"Kita sudah hitung kira-kira butuh Rp 22 miliar dulu, itu sudah fungsional itu sudah bisa dipakai toilet, tempat wudhu, terus pelataran sudah bisa selesai," katanya. 
 
Sementara itu, Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemprov Sulsel, Edy Rahmat menambahkan, bulan Januari 2021 mendatang sudah dimulai proses lelang fisik untuk pekerjaan Masjid 99 Kubah itu. 
 
"Januari sudah dilelang. Target untuk di pakai sebelum bulan Ramadhan. Rencana kita lakukan berbuka puasa di Lego-Lego dan shalat tarawih di Masjid 99 Kubah. Begitu juga sholat subuh bisa di Masjid 99 Kubah," tutupnya.
Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah Cek Progres Twin Tower dan Pelataran Kuliner Lego-lego CPI di kawasan Center Point Of Indonesia (CPI), Kamis, 19 November 2020. Foto: Istimewa.
 
TokcerNews.com, Makassar - Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah bersama pimpinan PT. Waskita dan Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin, meninjau progres pembangunan Gedung Twin Tower dan pelataran kuliner Lego-lego di kawasan Center Point Of Indonesia (CPI), Kamis, 19 November 2020. 
 
Diketahui, pembangunan gedung Twin Tower ditargetkan selesai dalam waktu 18 bulan dengan anggaran dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam hal ini PT. Waskita. Sementara pembangunan pelataran kuliner Lego-lego sendiri murni APBD Pemkot Makassar sebesar Rp 24,9 miliar dan target penyelesaian akhir Desember 2020 ini. 
 
"Pembangunan lego-lego itu Desember Insyaallah sudah bisa nikmati," kata Prof Nurdin Abdullah usia meninjau langsung progres pembangunan Twin Tower dan pelataran kuliner Lego-lego tersebut. 
 
Sebelumnya, Nurdin Abdullah menjelaskan pada setiap kesempatan, Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo selalu menyampaikan agar pemerintah provinsi maupun kabupaten kota membangun koordinasi yang baik dalam menjalankan roda pemerintahan. 
 
"Ini bisnis to bisnis, kenapa Twin Tower ini kita akan bangun karena di setiap kesempatan Bapak Presiden terus memberikan arahan kepada kita, sinergi, sinergi, bangun kolaborasi dan bekerja terintegrasi," ujarnya. 
 
Sementara untuk pembiayaan operasional maupun pemeliharaan gedung Twin Tower, Gubernur Nurdin menyebutkan sumber dana akan didapat di antaranya dari hotel, malldan sarana lain yang memanfaatkan fasilitas bisnis yang sekaligus menjadi ikon Sulawesi Selatan ini.
 
"Twin Tower ini darimana pembiayaannya, di situ ada Hotel, ada Mall dan beberapa aktivitas lain, nah inilah nanti yang akan membiayai," tutupnya.
Pembangunan Stadion Mattoanging Makassar, pada saat ini Rabu, 18 November 2020. Foto: Istimewa (Foto: Nurdin Abdullah/FB).
 
TokcerNews.com, Makassar - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, mengatakan, pembangunan Stadion Mattoanging Makassar sampai selesai akan mendorong pertumbuhan ekonomi Sulsel. 
 
"Bayangkan kalau ada event nasional, kejuaraan Presiden, Liga, tambah lagi FIFA juga main disini, hotel pada penuh. Kalau hotel penuh, restoran juga penuh, itulah efek yang kita akan rasakan nanti," jelas Nurdin Abdullah dalam sambutannya, di kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pembangunan Stadion Mattoanging Makassar, Rabu, 18 November 2020. 
 
Dengan demikian, seluruh stakeholder diharapkan dukungan dan supportnya dalam proses pembangunan Stadion Mattoanging Makassar ini. Pasalnya, waktu pembangunan stadion ini sendiri ditargetkan selesai dalam waktu 18 bulan. 
 
"Tugas kita adalah bagaimana kita sukseskan, dalam waktu dekat kita akan lelang pembongkaran, selesai dalam bulan ini. Setelah itu kita akan lelang untuk lakukan pembangunan fisik, mudah-mudahan 18 bulan kedepan bisa kita nikmati," ungkapnya. 
 
Selain itu, dengan berhasilnya pekerjaan Stadion Mattoanging Makassar, nantinya akan bertambah lagi satu fasilitas sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi Sulsel, bahkan secara nasional. 
 
Pembangunan Stadion Mattoanging Makassar, pada saat ini Rabu, 18 November 2020. Foto: Istimewa (Foto: Nurdin Abdullah/FB).
 
"Yang kedua, kita selalu berharap stadion ini selesai, bertambah lagi satu fasilitas kita dan yang akan mendorong pemulihan ekonomi," tambahnya. 
 
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Sulsel, Andi Arwin Azis, menambahkan, pembangunan Stadion Mattoanging Makassar ini merupakan program prioritas dan ini merupakan upaya dari Gubernur Sulsel untuk para seluruh pencinta sepakbola Sulsel. 
 
"Ini adalah salah satu program prioritas dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Ini juga adalah upaya dari Bapak Gubernur Sulsel untuk seluruh pencinta sepakbola dan ini untuk mendukung prestasi dalam persepakbolaan di Sulawesi Selatan," tutupnya. 
TOKCERNEWS.COM, MAKASSAR -
Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah mengeluarkan nada keras ketika melihat kursi pelayanan masih kosong di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP), Rabu 11 November 2020.
 
"Kenapa kursi dan meja di bawah masih kosong. Siapa yang bertugas di bawah," tanya Bupati Bantaeng Periode 2008 - 2018 ini saat inspeksi mendadag di Kantor PMPTSP jam 08.13 Wita.
 
Di bawah yang dimaksud adalah bagian pelayanan di lantai dasar Kantor Dinas PMPTSP Sulsel. 
 
 
Ketikan Nurdin Abdullah melakukan inspeksi mendadag, hanya ada dua sraf di bagian pelayanan. Sebanyak empat kursi pelayanan di bagian kanan pintu masuk Kantor Dinas PMPTSP belum terisi. Sebanyak tujuh unit kursi di sisi kiri pintu masuk kantor yang mengeluarkan perizinan itu hanya diisi dua staf.
 
Gubernur langsung ke kantai dua 
mencari staf. Akses tangga ke lantai dua dirintangi pembatas. Tampak tulisan "Dilarang Naik yang Tidak Berkepentingan." 
 
Di lantai dua kantor yang mengeluarkan perizinan ada beberapa kepala bagian dan puluhan staf. Nurdin Abdullah diterima Muhammad Said Wahab, Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan, yang keluar ruangan kerja mendengar suara Nurdin Abdullah.
 
Said Wahab menjelaskan, Sekretaris Dinas Iffah Rafidah Djafar sedang bertugas di Selayar. Saud hanya berdiam ketika ditanya tentang pelayanan yang belum jalan.
 
Kepala Dinas PMPTS Dr Jayadi Nas terlambat hadir 30 menit dari kehadiran gubernur. Nurdin Abdullah memeriksa absensi.
 
Di Kantor PMPTSP, Nurdin Abdullah menelepon Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Irawan Bintang. "Kenapa masih ada berkas yang bolak balik ke kantor ESDM. Di sini (PMPTSP) kan ada perwakilan dari kantor ESDN," tanya Nurdin Abdullah.
 
 
Gubernur minta kepada Kepala Dinas ESDM untuk segera ke kantor PMPTSP untuk membenahi stafnya. "Kau datang ke sini (PMPTS)," jelasnya.
 
Kepala Dinas PMPTSP Jayadi Nas datang menjelang Nurdin Abdullah pulang. Nurdin Abdullah minta kepala dinas membenahi sistem pelayanan di kantornya. "Tolong benahi Pak Kadis. Benahi pelayanan," tegas Nurdin Abdullah seraya melangkah meninggalkan kantor PMPTSP.
Page 1 of 15

Media Siber Tokcernews.com, adalah media siber yang hadir untuk menyajikan informasi fakta, terhangat, terkini, dan terpopuler demi melayani kebutuhan masyarakat pembaca dalam peran sertanya membangun bangsa.

Tautan Informasi

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree