Piagam penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H Laoly di berikan kepada Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah. Fhoto: Istimewa. 
 
TokcerNews.com, Makassar - Peran aktif Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah dalam membantu penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di Lapas Perempuan Sungguminasa, mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H Laoly. 
 
Penghargaan ini diserahkan langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulsel Harun Sulianto, kepada Nurdin Abdullah, di Rumah Jabatan Gubernur, Rabu, 4 November 2020.
 
Menteri Hukum dan HAM RI mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas peran serta Gubernur Sulsel dalam pencegahan dan penanganan Covid-19, dengan memberikan bantuan APD dan Rapid Tes, serta perawatan warga binaan di Rumah Sakit Pemprov dan Hotel Wisata Covid-19.
 
Harun mengatakan, penghargaan tersebut rencananya akan diserahkan pada puncak  HUT Dharma Karya Dhika 27 Oktober lalu di Kanwil Kemenkumham Sulsel. Namun, karena gubernur ada agenda lain di Jakarta, maka baru diserahkan hari ini. 
 
"Atensi  dari Bapak Gubernur sangat luar biasa, karena jika ada warga binaan dan petugas Lapas yang perlu perawatan intensif di RS  atau hotel wisata Covid-19, walaupun larut malam WA saya  direspon cepat oleh beliau, dan dapat penyelesaian seketika itu juga," ungkap Harun. 
 
Sementara itu, Nurdin Abdullah mengucapkan terima kasih atas penghargaan tersebut. Hal itu dilakukan dengan ikhlas dan tulus bagi kepentingan masyarakat Sulsel. 
 
 
ilustrasi Fhoto: Kendaraan angkuta umum Kelebihan Muatan.
( Fhoto: TOKCERNEWS/ Mudahri-red 01). 
 
TokcerNews.com, Makassar - Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Budi Setiyabudi, menegaskan, harus dilakukan penerapan normalisasi kendaraan kelebihan muatan khusus di Sulsel. 
 
"Gubernur Sulsel Bapak Nurdin Abdullah sudah bersama kami, artinya beliau juga  mendukung untuk semuanya, termasuk untuk beberapa gubernur sudah mendukung normalisasi kendaraan yang kelebihan muatan dan khusus untuk Sulawesi Selatan. Saya mengamati Sulawesi Selatan paling banyak (kendaraan yang kelebihan muatan)," ungkapnya. 
 
Khusus untuk perusahaan swasta, Dirjen Perhubungan Darat RI menyampaikan terimakasih secara khusus atas kesediaannya mendukung kegiatan ini. 
 
"Kami terima kasih kepada perusahaan yang telah bersedia untuk memberikan truk semennya di Bosowa yang sudah mengikuti penerapan," jelasnya. 
 
Selain itu, Budi Setiyabudi menegaskan, bukan hanya denda tilang kendaraan bagi yang kelebihan muatan, tapi juga akan dilakukan pemindahan muatan. 
 
"Jembatan penimbangan kita sudah menerapkan bukan hanya tilang saja tapi juga transfer muatan," tutupnya. 
TokcerNews.com, Makassar - Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah menyaksikan proses penandatanganan kontrak kerja pembangunan gedung Twin Tower antara PT. Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) Sulsel dengan PT. Waskita Karya, di Gubernuran, Rabu 4 November 2020. 
 
Senior Vice President Building Division PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, Ir. Septiawan Andri Purwanto, MM mengaku, pekerjaan ini merupakan konstruksi yang sangat bagus dan akan mulai dikerjakan dalam waktu dekat ini. 
 
"Kami tidak ingin menyampaikan banyak pada kesempatan ini. Karena kami langsung pada poin pekerjaannya nanti," singkat Septiawan, dalam sambutannya. 
 
Menurut dia, dengan dilakukan penandatanganan kontrak kerja ini secara langsung pengguna jasa dan penyedia telah sepakat melaksanakan kontrak kerja sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di Republik Indonesia. 
 
Sementara itu, Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah mengaku, hari Senin, 2 November sudah melaporkan pembangunan Twin Tower kepada Presiden Republik Indonesia dan, ia sangat bersyukur karena bapak Presiden merespon dengan baik penyampaiannya. 
 
"Kemarin hari Senin sudah melaporkan ke Presiden soal pembangunan twin tower. Alhamdulillah bapak presiden menyambut dengan baik dan beliau selalu berpesan agar terus bersinergi. Pak Presiden bertanya berapa biayanya. 1.9 triliun pak. Biaya dari mana dari ?. Perusahaan milik negara yang siap membangunkan," jelasnya. 
 
Menurut dia, setelah pembangunan twin tower tersebut, semua bisa naik kendaraan umum seperti bus dan langsung turun di halte kemudian dilanjutkan dengan jalan kaki menuju ruangan masing-masing. 
 
"Ini budaya baru yang kita akan bangun di kantor baru ini nantinya kita cukup jalan kaki saja bersama-sama masuk kantor dan kita cukup baik bus saja ke kantor baru ini," ungkapnya. 
 
Banyak alasan, kenapa harus dibangun twin tower ini. Pasalnya, selama ini kantor pemerintahan sangat berjauhan dengan kantor Gubernur. Dan terjadi jalan sendiri-sendiri karena kurangnya koordinasi. 
 
"Selama ini terjadi kerja sendiri-sendiri karena kantor berjauhan. Saya kira ini adalah bentuk kolaborasi yang harus kita bangun bersama selama ini, lewat gedung Twin Tower," tutupnya. 
 
Hadir pada penandatanganan kontrak kerja sama ini, Direktur Utama PT. Sulsel Citra Indonesia (Perseroda), H. M. Taufik Fachrudin, MM., Senior Vice President Building Division PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, Ir. Septiawan Andri Purwanto, MM dan seluruh rombongan lainnya.
TokcerNews.com, Jakarta - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, menyerahkan langsung buku berjudul Ceritaku Ceritamu karya Hazura Indar Faradiba, ke Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, di Istana Negara, Senin, 2 November 2020. 
 
Nurdin Abdullah di sela-sela pertemuan dengan Presiden Jokowi menyampaikan, ada buku karya anak Luwu Timur, Sulsel yang berisikan pengalamannya selama masa pandemi Covid-19 berlangsung. 
 
"Izin Bapak Presiden, saya menyampaikan amanah dari anak Luwu Timur yang menuangkan ceritanya selama masa pandemi Covid-19 melalui buku yang berjudul Ceritaku Ceritamu," ucapnya. 
 
Sebelumnya, Gubernur Sulsel sempat berjanji kepada Hazura Indar Faradiba akan menyampaikan langsung buku tersebut kepada orang nomor satu di Indonesia. 
 
"Iya, ini bagus bukunya. Nanti kita akan sampaikan langsung ke Bapak Presiden bukunya," ungkap Nurdin Abdullah saat bertemu Hazura Indar Faradiba, di Kawasan PT Vale Indonesia, Luwu Timur, Rabu, 21 Oktober 2020 lalu. 
 
Hazura Indar Faradiba saat itu berharap bukunya disampaikan secara langsung oleh Gubernur Sulsel kepada Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo. 
 
"Saya berharap buku saya disampaikan dan dibaca langsung sama Bapak Presiden," singkatnya. 
 
Selain itu, kata Hazura Indar, buku karyanya ini merupakan satu-satunya anak yang masih duduk di bangku kelas 2 SMP yang menyampaikan ceritanya selama masa pandemi Covid-19 lewat buku. 
 
"Ini buku Ceritaku Ceritamu memang edisi khusus Corona. Dan satu-satunya di Indonesia," tutupnya. 
Kemenhub RI Ikut Saksikan Peluncuran Dua Kapal Roro di Lutim. Fhoto Istimewa.(TOKCERNEWS.COM/HO-dok: Pemprov Sulsel).
 
TokcerNews.com, Lutin - Sekretaris Dirjen Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Imran Rasyid, ikut menyaksikan peluncuran kapal Roro yang dibuat khusus oleh Kementerian Perhubungan RI untuk masyarakat di sekitar Danau Matano maupun Towuti, Kabupaten Luwu Timur. 
 
Kedua kapal dengan bobot 200GT ini sudah disediakan juga pengelola maupun dermaganya untuk mempermudah transportasi bagi masyarakat umum maupun wisatawan. 
 
"Dermaganya sudah dibangun, sudah siap beroperasi. Operatornya juga sudah siap bahkan tadi kita sarankan sebaiknya orang lokal yang mengoperasikan," ungkap Imran, Rabu, 21 Oktober 2020. 
 
Laki-laki kelahiran Kabupaten Takalar ini mengaku, karena sinergi dan kerjasama antara pemerintah pusat, provinsi maupun pemerintah kabupaten, menjadi alasan utama keberhasilan pembuatan kapal motor penyebrangan senilai Rp 65 miliar tersebut. 
 
"Jadi ada dua kapal. Betul kata Pak Gubernur, ini bentuk perhatian pemerintah," ujarnya.
 
Keberhasilan pembuatan kapal ini juga berkat dukungan dan dorongan dari Gubernur Sulsel. Menurut dia, pihaknya hanya mendukung dari segi teknis saja dalam hal pembuatan kapal ini. 
 
"Ini membawa berkah, karena dukungan Pak Gubernur dan Pemda disini yang memberikan kemudahan segala proses, sehingga kami dari segi teknis dari Jakarta berjalan lancar," urainya. 
 
Sementara itu, Pjs Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas, mengaku, masyarakat Luwu Timur tahun ini betul-betul mendapatkan berkah baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Pasalnya, bantuan terus mengalir mulai dari bantuan keuangan daerah bawahan, dua unit ambulans laut, serta dua unit Kapal Motor Penyebrangan (KPM) khusus di Danau Matano dan Towuti.  
 
"Alhamdulillah berkah berkali-kali kita dapatkan. Mulai dari ambulans laut, bus sekolah, kapal penyeberangan, dan bantuan keuangan untuk infrastruktur jalan dan penanganan stunting," tutupnya. 
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah pada saat kunjungannya ke Lutim. Fhoto Istimewa.  (TOKCERNEWS/HO- dok: Pemprov Sulsel). 
 
TokcerNews.com, Lutim - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, meminta PT Vale Indonesia Tbk menyerahkan Bandara Sorowako agar dikelola oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. 
 
Hal tersebut disampaikan usai melihat keadaan Danau Matano menggunakan kapal khusus yang disediakan PT Vale Indonesia. Menurut dia, banyak potensi yang dimiliki Luwu Timur yang bisa diekspose, terutama potensi pariwisata. 
 
"Kita semua hadir melihat betapa luar biasa potensi Danau Matano, Danau Towuti, maupun Mahalona. Tentu kita sudah punya planning ke depannya," katanya, Rabu 21 Oktober 2020. 
 
Untuk mendukung pariwisata dan mendatangkan turis baik mancanegara maupun domestik, tentunya dibutuhkan akses transportasi baik darat maupun udara. 
 
"Pertama tentu airport saya minta Vale supaya segera menyerahkan ke Pemprov, supaya kita perpanjang runaway (Landasan), sehingga pesawat reguler bisa mendarat. Kita tidak harus lagi menempuh 19 jam dari Makassar," ujarnya. 
 
Demikian pula untuk infrastruktur pendukung di Danau Matano maupun Towuti untuk memanjakan wisatawan. 
 
"Kita mendorong infrastruktur dalam rangka melengkapi berbagai fasilitas yang dibutuhkan sebagai standar kebutuhan kawasan wisata. Dan tentu kita berharap bahwa tiga danau ini menjadi destinasi unggulan wisata Sulsel," tutupnya. 
 
Diketahui, dalam kunjungannya ke Lutim, Gubernur Sulsel didampingi sejumlah stakeholder terkait. Seperti Rektor Unhas, Prof Dwia Tina Pulubuhu yang juga Komisaris Independen PT Vale Indonesia Tbk, Sekretaris Dirjen Kementerian Perhubungan Imran Rasyid, Kadis PUTR Sulsel Rudy Djamaluddin, Kajati Sulsel Firdaus Delwilmar, TGUPP Sulsel, Hendra Pachri dan seluruh rombongan lainnya. 
Page 4 of 15

Media Siber Tokcernews.com, adalah media siber yang hadir untuk menyajikan informasi fakta, terhangat, terkini, dan terpopuler demi melayani kebutuhan masyarakat pembaca dalam peran sertanya membangun bangsa.

Tautan Informasi

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree