...Dalam waktu dekat ini akan datang Menteri Perhubungan di bandara Buntu Kunik Toraja" 
 
TokcerNews.com, Tana Toraja - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, memimpin langsung rapat persiapan peresmian bandara Buntuk Kunik Toraja, Rabu 30 September 2020. Ia mengaku, untuk mewujudkan Bandara Toraja ini dibutuhkan kerja keras dan perjuangan panjang, baik dari pemerintah kabupaten, provinsi maupun pemerintah pusat. 
 
"Bandara ini tidak mudah kita wujudkan hari ini, tapi ini adalah perjuangan dan doa, karena optimisme kita maupun pemerintah daerah sehingga bandara ini bisa dimanfaatkan," jelasnya. 
 
Kendati demikian, bandara masih bersoal mengenai jumlah penumpang, baik yang dari Makassar maupun dari Toraja sendiri. 
 
"Tentu kendala pertama yang kita hadapi adalah penumpang. Nah tentu itu menjadi kendala bagi kita," ungkapnya. 
 
Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan, dalam waktu dekat ini akan datang Menteri Perhubungan di bandara Buntu Kunik Toraja. 
 
"Insyaallah Menteri perhubungan hari Sabtu datang kesini. Mudah-mudahan kita sudah bisa jalan. Saya sudah lapor sama beliau. Dan beliau punya keinginan besar menjadikan bandara ini sebagai bandara internasional," jelasnya. 
"Kita kasi hadiah bagi anak-anak kita. Nanti di atur saja apa hadiahnya, bisa motor, sepeda atau laptop"
 
TokcerNews.com, Makassar  - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, mensupport generasi muda Sulsel khususnya siswa SMA dan SMK untuk mengikuti lomba esai persahabatan Indonesia-Jepang. Lomba tersebut merupakan kali ketiga dilaksanakan di Sulsel sejak tahun 2018 lalu. 
 
"Ini bagus Pak, kita ikutkan anak-anak didik kita untuk berlatih diri untuk menulis esai," kata Nurdin Abdullah, di Gubernuran, Selasa, 29 September 2020. 
 
Nurdin Abdullah yang didampingi Kadis Pendidikan Sulsel meminta agar menyampaikan hal tersebut kepada anak-anak didik, khususnya SMA dan SMK se-Sulsel untuk ikut serta dalam perlombaan tersebut. 
 
"Kita kasi hadiah bagi anak-anak kita. Nanti di atur saja apa hadiahnya, bisa motor, sepeda atau laptop," katanya. 
 
Sementara itu, Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Miyakawa Katsutoshi, menjelaskan, lomba esai persahabatan Jepang - Indonesia sudah mulai diselenggarakan pada tahun 2018 dalam rangka memperingati hubungan diplomatik Jepang - Indonesia yang ke - 60. Kali ini, merupakan ketiga kalinya pelaksanaan lomba ini.
 
Lomba esai ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda setempat untuk memikirkan masa depan hubungan Jepang - Indonesia, sekaligus bertujuan untuk meningkatkan minat terhadap Jepang. 
 
"Esai ditulis dalam bahasa Indonesia agar siswa dari sekolah yang tidak mempelajari bahasa Jepang pun bisa turut berpartisipasi dan meningkatkan minatnya terhadap jepang," jelasnya. 
 
Sedangkan untuk tema lomba esai ini, yakni Prediksi Saya Tentang Perkembangan Indonesia dan Eksistensinya di Dunia Internasional, Serta Hubungannya dengan Jepang 10 Tahun. 
 
Kemudian, untuk waktu penyelenggaraan sendiri,  penerimaan naskah pada 1 November - 31 Desember 2020, masa penjurian Januari 2021, pengumuman penyerahan hadiah Februari - Maret 2021. 
 
Sedangkan, target peserta siswa atau siswi SMA sederajat se-Sulsel dengan jumlah SMA 581 dan SMK 431 orang. 
 
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lomba tersebut bisa langsung ke kantor  Konsuler Jepang di Makassar Gedung Wisma Kalla Lt. 7, Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 8-10 Makassar 90125, di jam kerja atau bisa kirim melalui email cjm_essaycontest@sb.mofa.go.jp
Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah yang meninjau progres pembangunan Bandara International Sultan Hasanuddin, awal pekan terakhir September 2020. Fhoto: Istimewa.
 
TokcerNews.com, Makassar - Proyek pelebaran Bandara International Sultan Hasanuddin akan rampuang Oktober 2021. "Oktober 2021 ditargetkan rampung dan sudah digunakan," jelas Wahyudi, General Manager (GM) PT Angkasapura I, yang mengoperasikan Bandara International Sultan Hasanuddin di Makassar, Senin 28 September 2020. 
 
Penjelasan itu disampaikan dalam jumpa pers mendampingi Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah yang meninjau progres pembangunan Bandara International Sultan Hasanuddin, awal pekan terakhir September 2020.
 
Hadir pada acara tinjauan Gubernur itu Kepala Kantor Wilayah Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, Baitul Ikhwan, dan Deputi Project Manager PT Wika Agung Budiarto.
 
Menurut Wahyudi, jika proyek dengan anggaran 2,6 triliun rupiah ini rampung, akan menampung sekitar 15 juta penumpang per tahun. Bertambah dua kali dari kapasitas sekarang sekitar tujuh juta orang per tahun.
 
Dijelaskan, Bandara Sultan Hasanuddin akan dilengkapi 12 pintu dari enam pintu yang ada sekarang. "Nanti ada 12 gate," jelas Wahyudi.
 
Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah menjelaskan, setelah meninjau proyek ini, sebagai masyarakat dan pemerintah Sulsel bangga melihat progres pembangunan Bandara Sultan Hasanuddin.
 
Perluasan Bandara Sultan Hasanuddin ini menurut Nurdin Abdullah, akan memberi efek positif terhadap peningkatan kunjungan wisata di Sulsel. 
"Pulau Lanjukang ini adalah pulau yang indah. Kita sangat tertarik untuk menata dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat pulau" 
 
TokcerNews.com, Makassar - Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah dan Penjabat Wali Kota Makassar melakukan kunjungan ke Pulau Lanjukang, Makassar, Sabtu siang, 26 September 2020.
 
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka penetapan penataan Kawasan Pulau Lanjukang sebagai percontohan pulau wisata di Kota Makassar. Hadir juga pihak dari Telkomsel, PLN dan Pertamina. 
 
Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah menyebutkan bahwa Pulau Lanjukang yang indah perlu untuk ditata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. 
 
"Maksud dan tujuan kita di sini, pertama melihat persoalan yang ada di pulau. Pulau Lanjukang ini adalah pulau yang indah. Kita sangat tertarik untuk menata dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat pulau," kata Nurdin Abdullah.
 
Ke depan pemerintah berkolaborasi menghadirkan listrik 24 jam, air bersih, sistem tranportasi, dan jaringan telekomunikasi.
 
Masyarakat akan diberdayakan dan dilibatkan untuk melakukan pengelolaan dengan terlebih dahulu dilakukan pemberian pelatihan. Sehingga masyarakat memiliki keterampilan.
 
Harapannya agar tujuh pulau di Kota Makassar ini, bisa dibangun jaringan listrik, termasuk jaringan listrik bawah laut.
 
"Jika jaringan listrik bisa kita hidupkan, maka banyak usaha-usaha bisa berkembang," sebutnya.
 
Adapun rencana pembangunan infrastruktur dan fasilitas di pulau ini antara lain, tambatan perahu, pusat informasi, pelataran UKM portabel, ruang komunal, jalan 1,5 km keliling pulau, resort 20 buah, gazebo 50 buah, sport center, kebun warga, lapangan, fasilitas air siap minum (arsinum), genset, ruang produksi warga, dua toilet, Sekolah Jantung Inspirasi, instalasi pengelolaan air bersih (IPAL), lampu pedesterian (jalan) 100 titik. 
 
Untuk tahun 2020 Dinas PU Kota Makassar akan membangun dermaga, jalan lingkungan 1,5 km dengan lebar 3 meter, lampu jalan 25 dan gazebo. Dengan total Anggaran untuk tahun ini 4,2 miliar. Selain itu pemerintah juga akan melakukan bedah rumah warga.
 
Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin menyebutkan penataan kawasan pulau ini sebagai percontohan pulau wisata merupakan kolaborasi pemerintah. 
 
"Tentu kita mengucapkan syukur atas inisiasi tersebut. Inisiasi ini merupakan inisiasi gubernur untuk memperhatikan masyarakat-masyarakat pulau yang memang kalau kita lihat selama ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah," ujarnya.  
 
Adapun dukungan Telkomsel dengan membangun tower BTS agar masyarakat Lanjukang dan sekitarnya dapat menikmati sinyal telepon selular.
 
PLN aakan menghadirkan jaringan listrik untuk digunakan warga serta mendukung suplai listrik tower yang akan dibangun.
 
"Kami dari PLN khususnya Makassar, siap mendukung dari apa yang memang sudah direncanakan. Dan pada saat waktunya, genser akan hadir di sini dan insyaallahnya jaringan dari PLN siap mendukung juga, sehingga masyarakat bisa lebih nyaman dalam kondisi ke depan," Ungkap Manager PLN P3 Makassar Selatan, Raditya Hari Nugraha.
 
Sementara pihak Pertamina mendukung sektor UMKM dan juga pendidikan masyarakat pulau. 
 
"Kami melihat potensi Lanjukang luar biasa, kami siap mendukung sektor bidang UMKM dan pendidikan. Survei pertama kami memang banyak yang perlu dibenahi," sebut Manager Communication and CSR MOR VII Laode Syarifuddin Mursali.
"Tugaskan PT IKI Buat Kapal Fiber untuk Nelayan"
 
TokcerNews.com, Makassar - Kabupaten Selayar adalah daerah yang memiliki kekhususan, yakni satu-satunya Kabupaten di Sulawesi Selatan yang seluruh wilayahnya terpisah dari daratan Sulawesi dan terdiri dari gugusan beberapa pulau sehingga membentuk suatu wilayah kepulauan. Gugusan pulau di secara keseluruhan berjumlah 130 buah. 
 
Salah satu yang masih menjadi kendala adalah transportasi laut yang belum terkoneksi dengan baik. 
 
Gubernur Sulawesi-Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah kemudian meminta ini untuk diatasi termasuk dengan menyelesaikan pembangunan kapal Ro Ro yang sempat tertunda. Kapal penyeberangan penumpang ini dipandanng perlu untuk memberikan aksebilitas bagi distribusi orang, kendaraan dan barang di Selayar dan Sulsel. Kapal Ro Ro yang dibangun juga diharapkan menjadi sarana transportasi yang aman, nyaman dan dapat menghubungkan daerah terisolir. 
 
Hal itu menjadi pembahasan saat Gubernur menerima kunjungan Direktur PT Industri Kapal Indonesia (IKI) Diana Rosa dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepulauan Selayar, H Odding Karim di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis, 24 September 2020.
 
"Rencana pembangunan Kapal Loro untuk Kabupaten Selayar, memang sempat tertunda, sudah sempat tergeser. Tetapi sudah kita rencanakan lagi, ada penambahan anggaran, tadi sudah disetujui Bapak (Gubernur Sulsel)," kata Direktur PT. Industri Kapal Indonesia (IKI) Diana Rosa. 
 
Diana menjabarkan lebih jauh hasil pertemuannya, bahwa fokus yang diinginkan untuk kemajuan Kabupaten Selayar. Termasuk penambahan jalur layanan. Seperti ke Pelabuhan Bira - Pelabuhan Pamatata dan Pelabuhan Jampea. 
 
"Tidak hanya dua pulau, tadi sudah disampaikan oleh Pak Kadis untuk dirubah rutenya dan itu kita OK," tambahnya. 
 
Rencananya pembangunan kapal Ro Ro tahun ini dimulai oleh PT IKI, ditarget progres 20-30 persen. Kemudian dilanjutkan di tahun 2021.
 
Sebagai industri perkapalan di Sulsel, PT IKI sangat mendukung dan mensupport program-program Gubernur untuk memajukan Sulsel. Khususnya yang terdiri dari banyak pulau untuk konektivitasnya bagi pariwisata dan nelayan. 
 
Hal lain yang dibahas, meminta PT IKI untuk membuat kapal fiber sebanyak 20 unit bagi nelayan di pulau-pulau. Tujuannya untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Sulsel. Hal ini mengingat Sulsel memiliki 330 pulau dengan potensi yang sangat luar biasa. 
 
Untuk tugas khusus pembuatan kapal ini dimulai tahun 2021. Kapal fiber tersebut memiliki kekuatan mesin sebesar 17 Gross Tonnage (GT). 
 
"Dan ini belanjut dengan pembangunan kapal fiber yang ada di 2021. Bapak sudah menugaskan kami untuk 20 unit kapal fiber 17 GT," paparnya. 
 
Sedangkan Odding Karim menyebutkan, kapal Ro Ro yang dibangun rencananya untuk home base di Pelabuhan Pattumbukan.
 
"Home base di Pelabuhan Pattumbukan, melayari di seluruh pelabuhan yang ada di lima kecamatan kepulauan. Ini untuk memperlancar transportasi antar pulau di Selayar," ujarnya. 
 
Kapal Ro Ro ini dibangun dengan nyaman dengan fasilitas lengkap. 
 
"Ini dibangunnya nyaman. Kalau kita naik, merasa tidak ada ombak. Secara interior Pak Gub minta ada lounge dan cafe," tambahnya.
"Ibu Bupati luar biasa aktif sekali untuk ingin memulihkan kehidupan masyarakat Lutra"
 
TokcerNews.com, Lutra - Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah dan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani melakukan peletakan batu pertama pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban banjir bandang Lutra di Dusun Panampung, Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kamis, 17 September 2020.
 
Huntap yang akan dibangun oleh Pemprov Sulsel pada tahap pertama ini sebanyak 50 unit dengan tipe 36.
 
Diketahui banjir bandang dan tanah longsor ini yang terjadi pada 13 Juli lalu ini terjadi dan terdampak pada 39 desa/kelurahan, yang tersebar di enam kecamatan. 
 
"Jadi ini sebuah kemajuan dalam rangka rehabilitasi pasca bencana (banjir) Luwu Utara. Ibu Bupati luar biasa aktif sekali untuk ingin memulihkan kehidupan masyarakat Lutra, khususnya yang di Masamba, di Radda ini. Provinsi hari ini kita telah meletakkan batu pertama pembangunan rumah hunian tetap,  provinsi bantu 50 unit dan ini dibangun hanya 2,5 hari," kata Nurdin Abdullah. 
 
Ia menyampaikan bahwa pembangunan Huntap dilakukan oleh Pemprov untuk tahap awal untuk menstimulus Pemerintah Pusat juga turut serta membantu dan membangun. Pihak swasta juga diundang untuk turut membantu melalui program tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan. Kebutuhan rumah 1.295 unit ditargetkan akan dapat selesai enam bulan. 
 
"Jadi sebenarnya masih kurang. Tetapi, insyaallah kita akan mencoba menggerakkan hati semua elemen masyarakat. Termasuk beberapa perusaahn besar yang kira -kira bisa memanfaatkan CSRnya," 
 
Satu unit rumah ini dibangun dengan anggaran Rp50 juta perunit. Dengan standar layak huni dengan fasilitas seperti ruang tamu, dua kamar.
 
Sedangkan Indah Putri Indriani mengapresiasi langkah Pemprov Sulsel, kebijakan yang diberikan membantu dalam percepatan pembangunan di Kabupaten Luwu Utara, khususnya terkait hunian sementara dan hunian tetap. 
 
Demikian juga dengan Pemerintah Pusat melalui PUPR dan BNPB telah melakukan esesmen dan menyempurnakan data atau dokumen lain yang dibutuhkan. 
 
"Harapan kita dengan dimulainya peletakan batu pertama hunian tetap ini. Maka ini tidak ada lagi kata berhenti tidak ada jeda untuk kemudian memastikan dalam enam bulan mudah-mudahan sudah dapat kita bangun lagi," ujarnya. 
 
Selanjutnya Gubernur Sulsel dan Bupati Luwu juga melakukan peletakan batu pertama Huntap Jamaah Rama Radda. Dimana akan dibangun oleh Pemprov untuk Huntapnya dan lahan disediakan oleh Jamaah.
Page 9 of 15

Media Siber Tokcernews.com, adalah media siber yang hadir untuk menyajikan informasi fakta, terhangat, terkini, dan terpopuler demi melayani kebutuhan masyarakat pembaca dalam peran sertanya membangun bangsa.

Tautan Informasi

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree