Dekat dari Kawasan Wisata Kincir, Rest Area Datae Sidrap, Rest Area Bakal Jadi Sentra Kerajinan dan Oleh-oleh Mulai Tahap Pembangunan
 
TokcerNews.com, Sulsel - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel kembali melakukan pembangunan rest area (tempat istirahat). Setelah rest area Jeneponto dalam tahapan pembangunan, kini rest area di Sidenreng Rappang mulai digenjot.
 
Rest area yang berlokasi di Desa Lainungan, Kecamatan Watangpulu tersebut diproyeksikan menjadi salah satu ikon baru di Kabupaten Sidrap. Selain tempat istirahat, juga menjadi sentra kerajinan dan oleh-oleh.
 
"Rest area di Sidrap juga sementara dalam proses pembangunan. Hal itu merupakan bagian dari program prioritas Pemprov Sulsel yang diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," tulisnya dalam akun instagram @nurdin.abdullah yang diposting, Jumat (21/8).
 
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Sidrap, M Arsyad mengemukakan, rest area akan diintegrasikan dengan kawasan wisata kincir. Tentunya akan menjadi bagian untuk pembangunan kawasan indistri di Kecamatan Watangpulu. 
 
"Rest Area Datae dalam proses pengerjaan. Ditargetkan rampung pada dua hingga tiga tahun kedepan," sebutnya.
 
Lanjutnya, atas bantuan Pemprov Sulsel. Kawasan tersebut bakal jadi etalase untuk produk-produk hasil olahan industri, dipajang dan dipromosikan di sana, sehingga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian," jelasnya. 
 
Sekadar diketahui, pada awal konstruksi pembangunan Rest Area Datae Sidrap
 telah dianggarkan sekitar hingga 10 Miliar.

"Syekh Yusuf adalah ulama sekaligus panglima perang pada saat itu" 
 
TokcerNews.com, JAKARTA - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 sekaligus Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia  Bapak  DR. (HC). Drs. H. Muh. Jusuf Kalla (JK), menyebut, Syekh Yusuf merupakan ulama sekaligus panglima perang dua negara. 
 
"Syekh Yusuf adalah ulama sekaligus panglima perang pada saat itu," kata JK melalui webinar internasional virtual dengan tema Ketajaman Mata Pena Syekh Yusuf Al-Makassary, Kamis, 20 Agustus 2029. 
 
Adapun dua negara yang sangat berterima kasih kepada Syekh Yusuf yakni Indonesia dan Afrika Selatan. Di Indonesia sendiri, hampir semua daerah mengucapkan terimakasih pula atas perjuangan dalam menyebarkan agama Islam di Indonesia. 
 
"Webinar ini kita ingin mengembalikan semangat berjuang beliau, meskipun kita sekarang ini dilanda musibah. Pak Gubernur, Pak Bupati Gowa, dengan hormat saya membuka acara ini dengan harapan kita bisa kembalikan semangat berdakwah kita semua," tuturnya. 
 
Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat, Prof. Dr. H. Din Syamsuddin, MA menjelaskan bagaimana perjuangan Syekh Yusuf menyebarkan agama Islam di Pulau Sumbawa dan Ternate. 
 
"Karena dimanapun beliau mendarat, selalu mengajarkan dan berdakwah. Beliau selalu memberikan manfaat bagi daerah dimana beliau berada. Dan cukup banyak ulama dari Gowa, Makassar yang melakukan ekspansi ke Kesultanan Sumbawa dan Bima," tutupnya. 
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah: "Saya sangat berkeyakinan nilai luhur cita-cita perjuangan yang dicanangkan pada masa lalu hanya dapat diwujudkan jika bangsa ini dibangun dengan semangat patriotisme tanpa mengenal menyerah"  
 
TokcerNews.com, JAKARTA - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, sangat mengapresiasi webinar internasional bertemakan Ketajaman Mata Pena Syekh Yusuf Al-Makassary. Webinar internasional ini juga merupakan bagian perayaan Tahun Baru 1 Muharram 1442 H.
 
"Saya sangat mengapresiasi terselenggaranya webinar international ini, dengan harapan kita dapat mengulas kisah dan sejarah perjalanan perjuangan dakwah dari pahlawan nasional dan ulama sufi termasyur yang pernah kita miliki, Syech Yusuf Al Makassary," kata Nurdin Abdullah dalam sambutannya via video conference, Kamis, 20 Agustus 2020. 
 
Ia mengatakan, dengan webinar internasional ini dapat memberikan semangat serta inspirasi untuk memupuk semangat juang tinggi. Meskipun, saat ini kita semua sementara dilanda ujian pandemi Covid-19, banjir dan tanah longsor di berbagai daerah. 
 
Menurut Nurdin Abdullah, upaya ini sangat bermakna karena momentum saat ini, kita masih berada pada suasana peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75. Dimana rasa emosional kebangsaan kita di flashback untuk mengingat sejarah panjang perjuangan bangsa kita. 
 
"Saya sangat berkeyakinan nilai luhur cita-cita perjuangan yang dicanangkan pada masa lalu hanya dapat diwujudkan jika bangsa ini dibangun dengan semangat patriotisme tanpa mengenal menyerah," tegasnya. 
 
Ia menjelaskan, sudah menjadi pemahaman universal, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Untuk menumbuhkan rasa menghargai, tentu terlebih dahulu diawali dengan mengenalnya.
 
"Saya berharap melalui webinar international ini, generasi muda kita akan lebih mengenal sosok Syech Yusuf yang biasa digelar dengan Tuanta Salamaka RI Gowa (junjungan kita yang membawa keselamatan dari Gowa)," ujarnya.  
 
Diketahui, hadir pada acara webinar internasional ini, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 sekaligus Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Bapak DR. (HC). Drs. H. Muh. Jusuf Kalla, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat Bapak Prof. Dr. H. Din Syamsuddin, MA, Ketua MUI  Sulawesi Selatan, Orang Tua Kita 
Bapak DR. (HC). AGH. Sanusi Baco, Lc, Sekdaprov Sulsel Abdul Hayat Gani, dan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, serta para narasumber dan peserta webinar international. 
Gubernur Sulsel, Prof. HM Nurdin Abdullah dan istri, Ketua TPP-PKK, Lies F Nurdin menerima kunjungan Pengurus Lions Clubs International Distrik 307B2 Indonesia di Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu, 15 Agustus 2020.
 
TokcerNews.com, MAKASSAR  -- Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah dan istri, Ketua TPP-PKK Sulsel, Lies F Nurdin menerima kunjungan silaturahmi dari Pengurus Lions Clubs International Distrik 307B2 Indonesia di Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu, 15 Agustus 2020.
 
Organisasi Lions Club International adalah organisasi layanan non-politik internasional yang didirikan pada tahun 1917 di Chicago, Illinois. Pada kunjungan ini menyerahkan bantuan kursi taman dan juga kebutuhan bagi korban banjir Masamba untuk disalurkan Pemprov Sulsel. 
 
"Kami memiliki dua tujuan dari Lions Club. Pertama menyerahkan bantuan kursi taman, ada sekitar 30 buah. Ini untuk taman di CPI atau dari Pemprov mau di tempatkan dimana, berlogo PKK dan Lions," sebut   Ketua Wilayah Lions Club International Distrik 307B2 Indonesia, Evelin.
 
Bantuan untuk Masamba seperti beras 5 Kg sebanyak 100 zak, sarung 200 lembar, biskuit 25 dos dan mie kering 100 ball . Sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan untuk Lutra yang ditempatkan di 10 komunitas. 
 
"Selama ini kita sudah distribusikan juga untuk Masamba. Sekarang melalui PKK, ada beras, sarung, biskuit dan mi kering," sebutnya.
 
Ia menyebutkan organisasi berusia 103 tahun ini menyambut sinergi bersama Pemprov Sulsel. 
 
"Kita senang bersinergi, Lions sudah 103 tahun dan sifat pelayanannya mendunia, tidak membicarakan suku bangsa, agama dan politik, kita concern (fokus) pada kemanusiaan. Kita membantu masyarakat, karena kita merasa bersaudara," ujarnya.
 
Gubernur Sulsel, Prof. HM Nurdin Abdullah menyatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh masyarakat kepada masyarakat untuk disalurkan pemerintah disambut positif.
 
"Kita sangat welcome untuk hal-hal yang positif yang berdampak pada masyarakat," sebutnya.
 
Dijadwalkan pada Oktober mendatang organisasi ini juga akan mengadakan lomba peace poster (poster perdamaian) di Halaman Rujab Gubernur.
Page 15 of 15

Media Siber Tokcernews.com, adalah media siber yang hadir untuk menyajikan informasi fakta, terhangat, terkini, dan terpopuler demi melayani kebutuhan masyarakat pembaca dalam peran sertanya membangun bangsa.

Tautan Informasi

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree